Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Tahun 2030 Kiamat Planologis Di Bandung
  • Berita Harian

Tahun 2030 Kiamat Planologis Di Bandung

Suara Mahasiswa Oktober 23, 2012

 

BANDUNG, SM – Seiring berkembangnnya zaman, arus globalisasi pun kian menerjang kehidupan manusia. Pohon-pohon kini berubah menjadi batu. Warna hijau pun semakin lama berubah menjadi abu-abu di sekitar kota. Hutan beton bertebaran dimana-mana.

 

Untuk itu dalam memperingati hari tata ruang nasional, Dinas Dinas Perumahan Dan Permukiman Provinsi Jawa Barat kerjasama dengan Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota Unisba, mengadakan acara seminar hari tata ruang nasional yang bertemakan Green City For A Better Life di Aula Kartimi Kridhoharsojo, Unisba, Senin (22/10).

 

Terdapat empat pembicara dalam acara tersebut. Masing-masing membawakan tema yang berbeda namun masih berhubungan dengan Hari Tata Ruang. Dr. Ir. H. Lex Laksamana, Dipl. HE sebagai keynote Speech Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Endra S. Atmawidjaja, ST., MSc., DEA yang mengusung tema kebijakan tata ruang, DR Saraswati. Ir. MSP bertema peran serta masyarakat dalam pembangunan kota hijau, dan Ir. M. Ridwan Kamil M.Arch yang memberikan solusi tentang konsep dan upaya membangung kota hijau.

 

“Dulu Bandung didesain hanya sekitar 300 ribu penduduk, sekarang sudah mencapai 2,5 juta penduduk. Ada yang memperkirakan tahun 2030 akan menjadi kiamat planologis. Kalau tidak ada inovasi tranportasi kota. Ketika kita akan keluar rumah akan langsung macet,” ujar Ridwan Kamil saat menjelaskan akan dampak tata ruang yang tidak terencana.

 

Kita tidak bisa menutup mata kalau Bandung saat ini sudah tak lagi hijau. Banyak infrastruktur yang kurang berjalan, mulai dari dukungan pemerintah sampai peran serta dari masyarakat itu sendiri. Hal ini bisa kita lihat, halte sepeda yang ada di dekat Unikom itu akan digusur. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB ini, dihadiri oleh mahasiswa Planologi Unisba beserta para alumninya.

 

“Seminar ini  nantinya bukan hanya sekedar usulan belaka yang tak ada manfaat kedepannya. Sebagai mahasiswa Planologi berharap ada tindakan nyata yang nantinya bisa merubah tata ruang kota Bandung khususnya,” ungkap Luthfi Fitriansyah mahasiswa Planologi Unisba angkatan 2009.

Continue Reading

Previous: Menjelang Perayaan Pewindunya Pak Beye
Next: Arrythmic "The Show Must Go On"

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Musyawarah Luar Biasa Mahasiswa FH Unisba Ricuh, Pembahasan PD/PRT Ditunda
  • Berita
  • Berita Kampus

Musyawarah Luar Biasa Mahasiswa FH Unisba Ricuh, Pembahasan PD/PRT Ditunda

Mei 1, 2026
Suara Mahasiswa Selembar Edisi April 2026
  • E-Magz

Suara Mahasiswa Selembar Edisi April 2026

April 27, 2026
Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh

April 26, 2026
Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba
  • In-Depth

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba

April 21, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.