Semua Fakultas Unisba, Masih Berikan Layanan Pembayaran

Mahmud Thohier Wakil Dekan Fakultas Dakwah  tengah diwawancarai oleh tim Suara Mahasiswa di ruangannya, Rabu (20/4). Unisba memang tidak memberikan kebijakan peranjangan secara terbuka, tetapi dalam Rapim hari jumat diputuskan bahwa mahasiswa masih bisa melakukan pembayaran dengan menghadap  pada fakultas masing-masing.

 

Suaramahasiswa.info, Unisba – Pembayaran uang U.SKS, UPU, U.Cuti dan U.Praktek semester genap 2016 seharusnya berakhir pada Jumat (15/4). Namun masih saja berjalan hingga hari ini. Sistem pembayaran yang menumpuk dan kendala keuangan, mengakibatkan masih adanya mahasiwa yang belum melakukan pembayaran sampai sekarang.

Unisba memang tidak memberikan kebijakan perpanjangan secara terbuka. Namun, Wakil Dekan Fakultas Dakwah Mahmud Thohier mengatakan, seusai rapat piminan universitas, dihasilkan pembayaran diluar tanggal (15/4) akan dilayani oleh tiap fakultas. “Hingga hari ini Fakultas Dakwah masih melayani mahasiswa yang terkendala dalam pembayaran karena masih banyak, terhitung dari kemarin,” ujarnya saat ditemui tim suara mahasiswa di ruangannya, Rabu (20/4).

Hal ini pun terjadi tidak hanya di Fakultas Dakwah saja, Wakil Dekan dua Fakultas Syariah Eva Fauziah menuturkan bahwa hari ini ada beberapa mahasiswanya yang datang karena meminta penanggguhan ataupun yang baru membayar. Ia menjelaskan kendala mahasiswa dalam keterlambatan membayar karena sistem pembayaran dan terhambat financial. Namun ia menambahkan jika fakultas hanya dapat membantu perpanjangan waktu pembayaran itupun jika alasannya dapat diterima, namun jikapun tidak, sksnya akan di nol-kan. “Mahasiswa yang lapor ke saya ada lima orang dan baru bisa bayar,” ungkapnya.

Tak berbeda jauh, hal tersebut pun terjadi di Fakultas Hukum, dengan penuturan dari Wakil Dekan dua Fakultas Hukum Anita Puspawati, untuk kemarin dan hari ini ada dua orang yang menghadap dan membayar lewat fakultas. Ia juga mengatakan keterlambatan mahasiswanya dalam membayar bukan karena sistem pembayaran di Universitas. “Saya tidak tahu ada berapa orang yang belum membayar, namun jika melihat tahun yang lalu, biasanya ditanggulangi oleh Baitul Maal,” tungkasnya. (Ressy/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *