Pada saat itu, Yoki sedang dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan Jambore Jurnalistik di Capoelaga Subang. Jalan yang menanjak, membuat dia harus mengendarai motornya dengan keadaan zig-zag.
Namun sebuah mobil CRV bewarna hitam dengan plat nomor D 1407 XD, tiba tiba berhenti. Seorang lelaki langsung turun dari mobil tersebut sembari menodongkan pistol tepat di kepala Yoki sambil berkata, “kamu mau mati sekarang !? saya bunuh sekalian !!,” Ujar lelaki yang mengaku dirinya bernama Briptu Hendrik Densus 88 Polda, namun tidak memakai seragam itu.
Yoki menjelaskan bahwa dia mengendarai secara zig-zag, agar motornya bisa melalui tanjakan. “Karena khawatir motor tidak naik di tanjakan, maka saya mengendarai motor dengan Zig Zag. Tapi saya malah disangka mabok, sambil ditodong pistol dikepala” ujar Sabda Yoki dalam keadaan syok.
Bahkan salah seorang teman Yoki yang datang untuk melerai pun, malah langsung ditodong pistol juga di kepalanya. “saya langsung ditodong pistol juga, padahal saya belum juga menjelaskan persoalannya,” ujar Yazra yang berupaya melerai.
Setelah dilerai, akhirnya sang Oknum Polisi tersebut langsung pergi mengendarai mobilnya, bersama seorang wanita didalamnya.
