Ironisnya, seperti yang dijelaskan dalam film tersebut bahwa sungai Citarum adalah sungai terpolusi nomor 1 di dunia. Industri-industri membuang limbah dengan begitu hebat, mereka membuang ribuan ton limbah setiap harinya. Citarum sendiri levelnya sudah mencapai level D, yang berarti sungai ini sudah tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Sementara 80% air bak di Jakarta berasal dari Citarum.
Pencemaran air sungai tentu akan berdampak negatif bagi ribuan warga. Aliran sungai Citarum adalah aliran yang berguna untuk seluruh Indonesia, karena Citarum mengaliri tiga waduk diantaranya Saguling, Cirata dan Jatiluhur, ketiga waduk ini adalah penyuplai listrik untuk Jawa dan Bali.
Roadshow ini sangatlah bermanfaat untuk mengetahui keadaan aliran sungai Citarum saat ini. Hal itu pun diamini oleh Yanti Herawati (41th) salah seorang yang menghadiri acara ini. “Acaranya itu bagus, bisa di bilang masalah lingkungan yang terjadi di Indonesia khususnya di Jawa Barat, semkain banyak orang tau permasalahan yang ada, itu kan makin baik,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa calon Gubernur Jawa Barat kedepannya harus bisa menanggulangi masalah sungai Citarum saat ini.
Hal senada diungkapkan pula oleh Hadi Priyanto, menurutnya masyarakat Jawa Barat harus mengetahui hal ini karena pada pemilihan Gubernur nanti, masyarakat harus memiliki pemimipin yang berani untuk menindak dengan apa yang terjadi di Citarum. Berani untuk menindak industri-industri supaya menghentikan apa yang mereka buang untuk meracuni air Citarum.

