Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Mamaneh, Kado untuk Hari Jadi Bandung
  • Berita Harian

Mamaneh, Kado untuk Hari Jadi Bandung

 

Teks Oleh : Harris Darussalam

Foto Oleh : Karel

Bandung, SM - Bandung terkenal sebagai salah satu barometer industri musik Indonesia. Kreativitas yang dihasilkan oleh warganya telah menghasilkan karya kreatif terutama di bidang musik. Hari jadi kota Bandung ke-202 yang jatuh pada tanggal 25 September, para musisi kota kembang ini membuat suatu proyek kompilasi Mamaneh ”A Tribute To Bandung”, untuk dipersembahkan sebagai kado hari jadi Kota Bandung. 

Suara Mahasiswa September 26, 2012

Kompilasi mamaneh adalah sebuah gerakan inisiatif warga untuk menyumbangkan kreativitasnya dalam bidang musik yang bertemakan tentang kota Bandung. Kata ‘Mamaneh’ diambil dari bahasa Sunda kumaha maneh yang memiliki arti ‘terserah kamu’. Proyek ini telah ada 48 pengisi dalam kurun waktu satu bulan, kini tersisa 35 yang sesuai dengan tema Kota Bandung. Peluncuran website Mamaneh diselenggarakan Selasa (25/9) di Common Room, Jl. Kyai Gede Utama No. 8 Bandung, dihadiri oleh beberapa band pengisi dalam kompilasi tersebut. Didalam websitenya, kita dapat mengunggah lagu secara gratis dan  secara tidak langsung akan menjadi followers band tersebut.

Yulius Iskandar sebagai penggagas kompilasi Mamaneh menuturkan  acara ini bertujuan menampung karya dan kreativitas warga kota Bandung, serta menjadi penanda generasi atau penanda zaman lintas genre. “Sejak dulu saya menyukai album kompilasi karena sebagai penanda generasi atau penanda zaman lintas genre,” tutur pria berkaca mata tersebut.

Ebong personel A.F.F.E.N, salah satu pengisi proyek kompilasi Mamaneh menjelaskan, dia ingin berpartisipasi memeriahkan hari jadi kota Bandung dan memberikan karyanya sebagai kado untuk kotanya. “Mamaneh ini seharusnya rutin digelar setiap tahun, selain itu harus merambah juga ke seni yang lainnya kalau bisa tidak hanya seni musik saja yang diselenggarakan,” jelasnya. Ia pun berharap dengan adanya projek Mamaneh ini pemerintah dapat mengapresiasikan antusiasme masyarakat khususnya Kota Bandung, yang ingin berperan aktif dalam mengharumkan nama Kota Bandung.

Continue Reading

Previous: Diskusi Mini, Film Kontroversi Islam
Next: Demo Buruh Warnai Bandung

Hal Terkait

Massa Aksi Sebut Kebijakan Prabowo-Gibran Berkhianat kepada Rakyat
  • Berita
  • Berita Harian

Massa Aksi Sebut Kebijakan Prabowo-Gibran Berkhianat kepada Rakyat

Oktober 22, 2026
Polemik Lingkungan dan Hak Warga dalam Proyek Pusat Data Jatiluhur
  • Berita Harian

Polemik Lingkungan dan Hak Warga dalam Proyek Pusat Data Jatiluhur

Oktober 19, 2026
Mahasiswa Gelar Aksi Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Berita
  • Berita Harian

Mahasiswa Gelar Aksi Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 14, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Gema Sumpah Pemuda, Mahasiswa Desak Tuntutan Rakyat Dituntaskan
  • Berita

Gema Sumpah Pemuda, Mahasiswa Desak Tuntutan Rakyat Dituntaskan

Oktober 29, 2026
Awali Periode Baru, DAMU dan BEMU 2026-2027 Resmi Dilantik
  • Berita
  • Berita Kampus

Awali Periode Baru, DAMU dan BEMU 2026-2027 Resmi Dilantik

Oktober 25, 2026
Penataan Kantin Deret Tamansari Belum Temui Titik Kesepakatan
  • Berita

Penataan Kantin Deret Tamansari Belum Temui Titik Kesepakatan

Oktober 24, 2026
Massa Aksi Sebut Kebijakan Prabowo-Gibran Berkhianat kepada Rakyat
  • Berita
  • Berita Harian

Massa Aksi Sebut Kebijakan Prabowo-Gibran Berkhianat kepada Rakyat

Oktober 22, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.