Puluhan mahasiswa di jalan Turangga membawa dua tuntutan yang berbeda diantaranya, HMI Bandung menganggap kunjungan SBY ke tanah Parahiyangan hanya sebuah pelesiran, sedangkan Mapancas menganggap SBY harus bertanggung jawab atas semakin membengkaknya hutang luar negeri Indonesia yang mencapai 47 triliun. Tuntutan ini diperoleh dari press realease yang dibuat oleh kedua organisasi mahasiswa ini. Bayu Nugraha, komandan lapangan HMI berkata, “turunkan rezim SBY, wujudkan indepensi, transformasi hukum, HAM dan bebaskan warga dari intervensi asing”.
Demonstrasi yang dilakukan dua elemen mahasiswa ini cukup tertib sehingga tidak mengakibatkan bentrok antara polisi dan mahasiswa. Namun, lima mahasiswa dari Aliansi BEM Jabar menjadi korban pemukulan aparat di jalan Pelajar Pejuang.
“Sudah biasa dengan pengamanan kalau Presiden datang ke Bandung”, ujar Dedy S, seorang warga setempat. Beliau menambahkan, Pemerintah SBY sangat kurang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Ia pun berharap adanya peningkatan kesejahteraan terutama untuk karyawan swasta seperti dirinya.

