Mahasiswa Keluhkan Sistem Mentoring yang Berubah

Sejumlah mahasiswi dan mentor sedang melakukan kegiatan mentoring, mengenai ilmu tajwid yang bertempat di lantai putih Masjid Al-Asy’ari pada Selasa (6/12/2016).  Tahun ini, kegiatan mentoring mahasiswa baru Universitas Islam Bandung (Unisba) mengalami perubahan. (Raisa/Job).

Suaramahasiswa.info, Unisba – Kegiatan mentoring mahasiswa baru Universitas Islam Bandung (Unisba) mengalami  perubahan mulai tahun ini. Perubahan ini, diberlakukan bagi mahasiswa baru yang berada di kelas mentoring A dan B yang tidak diwajibkan untuk mengikuti kegiatan mentoring. Tetapi diberi tanggung jawab untuk membantu mengajar kelas mentoring C, D, dan E. Namun hal tersebut, dikeluhkan oleh sejumlah mahasiswa baru kelas A dan B atas ketidaksiapannya menjadi asisten mentor.

Salah satunya mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Tika Rizkina, mengungkapkan ketidaksiapannya dalam menjadi asisten mentor. Hal tersebut didasari rasa canggung, jika harus mengajari teman sesama angkatannya. “Menurut saya lebih baik sistemnya perkelas, jadi lebih tahu sampai mana dia bisa baca Al-Qur’an. Kalau misalnya kelas B sama B lagi kan enak enggak ada kesan menggurui, semuanya sama rata,” ungkap mahasiswi 2016 tersebut.

Senada dengan Tika, Irma Rahmayanti menuturkan ketidaksiapannya, karena kemampuan ilmu agamanya yang belum mempuni. “Enggak siap, soalnya belum punya bekal buat ngajarin yang lain dan butuh banyak pengalaman buat jadi asisten mentor,” terang mahasiswi Fakultas Syariah itu.

Perihal ketidaksiapan mahasiswa baru terhadap kegiatan mentoring, Departemen Tutorial Badan Operasional Mentoring Pendidikan Agama Islam (Bompai) Fauzi Ridwan, memberikan tanggapannya untuk mempermudah mahasiswa kelas mentoring A dan B. “Kalau kelas A dan B masih merasa kurang atau ingin ikut mentoring, bisa dengan mengikuti kegiatan tambahan oleh Bompai. Karena tujuan dari mentoring tambahan itu agar semua kelas bisa merasakan mentoring, bukan hanya kelas C, D, dan E saja,” ucapnya saat ditemui di Masjid Al-Asy’ari pada Selasa (13/12). (Delinda dan Raisa/Jobs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *