Tangkapan layar SK Rapat Paripurna Dewan Amanat Mahasiswa Unisba (DAMU) No: 002/KPTS/DAM-U/IV/2025 Tentang Pengesahan Serta Pengangkatan Pengurus DAMU Periode 2025-2026 yang diunggah melalui fitur cerita akun Instagram DAMU (Sumber: www.instagram.com/damunisba).
Suaramahasiswa.info, Unisba- Dewan Amanat Mahasiswa (DAM) Universitas Islam Bandung (Unisba) telah melantik kepengurusan baru melalui SK Rapat Paripurna DAMU No: 002/KPTS/DAM-U/IV/2025 Tentang Pengesahan Serta Pengangkatan Pengurus DAMU Periode 2025-2026. Melalui SK tersebut, Nabil Zufar Gumiwang dari Fakultas Hukum (FH) resmi dilantik sebagai Ketua Umum DAMU menggantikan ketua umum sebelumnya yang menghilang sejak Agustus lalu.
Bersamaan dengan itu, susunan kepengurusan DAMU Periode 2025-2026 dilanjutkan dengan lima orang. Pengurus tersebut antara lain, Nabil Zufar Gumiwang sebagai Ketua Umum, Aisyah Siti Zahran sebagai Sekretaris Dewan, Fadiel Abdul Mazid sebagai Ketua Komisi A, Fathu Rabbaniyah Al Haq sebagai ketua komisi B dan Nadya Fira Azelia sebagai Ketua Komisi C.
Nabil menyebut, sebelumnya Fadiel selaku Ketua Komisi A sempat menawarkan posisi Ketua Umum DAMU melalui lisan sejak November lalu. Kemudian, dirinya direkomendasikan untuk menjadi Ketua Umum DAMU oleh DAM FH.
Sementara itu, ia mengatakan terkait belum terlaksananya Sidang Tengah Periode (STP) Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba (BEMU) dikarenakan kekosongan pengurus DAMU beberapa waktu lalu. “Pertama memang ya temen-temen tau lah, dari Pangdam (Panglima DAMU-Red) yang sebelumnya itu lepas tanggung jawab begitu. Terus tersisa cuma komisi A dan komisi B,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin, (5/1).
Nabil menuturkan bahwa DAMU akan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama DAM Fakultas (DAMF) pada Kamis, (8/1) untuk membahas terkait tanggal pelaksanaan STP BEMU. “Di akhir Desember di paripurna tuh, sekarang tinggal sebenarnya hari Kamis mau rakor (Rapat Koordinasi-Red) sama DAMF-DAMF mau nentuin juga tanggalnya kapan dan segala macem.” tuturnya.
Lebih lanjut, Nabil menuturkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan BEMU terkait pelaksanaan STP. Ia sendiri mempertimbangkan untuk melaksanakan STP BEMU setelah berakhirnya Ujian Akhir Semester (UAS) Genap 2025/2026 dengan alasan agar tidak mengganggu pelaksanaan UAS bagi para pengurus.
Adapun terkait Pemilihan Raya (Pemira), Nabil mengaku belum merencanakan lebih lanjut karena masih berpaku dengan pelaksanaan STP BEMU. “Setelah STP kita mau ngerapihin DAMF dulu, keliling ke LKM (Lembaga Kegiatan Mahasiswa-Red) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa-Red) gitu, karena saya lihat juga rasa punya keterbutuhan yang memang harus ditampung begitu kan lewat di DAMU tersendiri,” tuturnya.
Nabil ungkap, hingga kini persiapan Pemira baru sekadar obrolan ringan dengan Ketua BEMU terkait ada atau tidaknya mahasiswa yang ingin mencalonkan. “Ya buat BEMU semoga masih progres aja, sih.” singkatnya.
Reporter : Violetta Kahyang Lestari Fauzi/SM
Penulis : Violetta Kahyang Lestari Fauzi/SM
Redaktur : Adelia Nanda Maulana/SM
