Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Kedelai Mahal, Harga Tahu dan Tempe di Manna Stabil
  • ALL POST
  • Berita Harian

Kedelai Mahal, Harga Tahu dan Tempe di Manna Stabil

Suara Mahasiswa Agustus 28, 2013

Caption : Pengrajin kacang kedelai, menyaring sari kedelai dalam proses pembuatan tahu di Kramatwatu, Serang, Banten (24/8). (Asep Fathulrahman/ANTARA)

Suaramahasiswa.info, Manna Bengkulu Selatan – Depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus anjlok hingga menembus Rp11.000 per USD. Membuat harga sejumlah bahan pangan berbasis impor seperti kedelai mengalami kenaikan. Kendati demikian, harga tahu dan tempe di sejumlah pasar tradisional di Kota Manna, Bengkulu Selatan, masih normal.

“Harganya tetap sama, belum ada kenaikan. Saat ini, harga tahu berkisar Rp 400 hingga Rp 500 per buah tergantung ukuran. Sedangkan, harga tempe masih berkisar Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per potong,” ujar Sisma (45), salah seorang pedagang tahu dan tempe di Pasar Ampera, Manna, Bengkulu Selatan, pada Rabu (28/8).

Sisma menuturkan, meski harga kedelai telah melonjak hingga Rp 9.300/Kg, namun pihaknya masih enggan menaikan harga jual. “Sekarang saja, pembelinya sudah menurun drastis, kalau harganya dinaikan dan bentuknya diperkecil, bisa-bisa dagangan malah tidak laku,” tambahnya.

Senada dengan Sisma, Nurlela (46), pengrajin tahu dan tempe di Jln. Letnan Sulik, Manna, Bengkulu Selatan, juga mengeluhkan mahalnya harga bahan baku utama dalam pembuatan tahu dan tempe tersebut. Akibatnya, Nurlela harus mengurangi jumlah produksi dan karyawannya.

“Saat kedelai belum mahal, kami mampu menghabiskan 150 kilogram kedelai perhari. Sekarang, menghabiskan 25 kilogram saja susah nian, jumlah karyawan juga terpaksa dikurangi gua menekan laju pengeluaran,” keluhnya.

Selaku pengrajin, Nurlela berharap harga kedelai dapat segera diturunkan agar daya beli masyarakat terhadap produk tahu dan tempe kembali meningkat. Hingga, pengrajin tahu seperti dirinya tidak terancam gulung tikar.

Guna menstabilkan harga kedelai di pasaran, Kementerian Perdagangan akan segera mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) kedelai pekan ini. Sebanyak 600 ribu ton kedelai akan diimpor. Izin impor tersebut akan diberikan kepada 22 perusahaan yang telah masuk dalam Importir Terdaftar (IT), salah satunya Perum Bulog. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengamanan harga kedelai di dalam negeri hingga akhir tahun 2013. (Sugiharto Purnama/SM)

 

Foto : antaranews.com (Asep Fathulrahman/ANTARA)

Continue Reading

Previous: PPMB Fikom 2013, Harapan Timbulkan Kepedulian dan Kemauan Bertindak
Next: Hasil Lengkap Playoff Liga Champions 2013-2014

Hal Terkait

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026
Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda
  • Berita
  • Berita Harian

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda

Juli 31, 2026
Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

AIESEC in Bandung Dorong Kepemimpinan Generasi Muda melalui Local Volunteer Summer Peak 2026/2027 Bersama Volunteer Internasional
  • Advertorial

AIESEC in Bandung Dorong Kepemimpinan Generasi Muda melalui Local Volunteer Summer Peak 2026/2027 Bersama Volunteer Internasional

Agustus 19, 2026
Di Balik Karcis Parkir Unisba
  • In-Depth

Di Balik Karcis Parkir Unisba

Agustus 18, 2026
Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua
  • Berita
  • Berita Kampus

Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua

Agustus 16, 2026
Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok
  • Feature

Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok

Agustus 15, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.