Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Alternatif
  • Artikel
  • Sajak Rembulan di Ujung Malam
  • ALL POST
  • Artikel

Sajak Rembulan di Ujung Malam

Suara Mahasiswa Mei 19, 2013

 

Ilustrasi malam

Sepi menari-nari di selasar malam. Aku bertanya, pernahkah engkau melihat senyumannya di ujung senja? Menyambut datangnya malam yang menawar sepi bersama kerlip kunang-kunang. Kala itu lembayung bergegas tinggalkan petang, ia mengonyak rimba yang memburu cahaya, dan membingkai waktu yang acapkali engkau keluhkan.

Dari balik jendela itu, sisa hujan tadi sore masih menggantung di ujung dedaunan. Dingin pun masih tetap setia menemani sunyinya sang rembulan. Pada tenggeran lampu di sisi jalan yang tampak begitu melankolis. Mungkin mataku sudah telalu parah terserang kantuk untuk melanjutkan prosa. Atau, mungkinkah ini hanya sebuah fatamorgana yang mengamini di pagi buta. Titik fokus terlihat samar.

Adakah engkau memahami pesan di balik tarian jari-jemarinya di atas kertas atau senyumannya yang tersuguh di hadapanmu? Engkau sungguh begitu jauh bersama rasa yang engkau angkut. Pahamilah, ia hanya rembulan yang memiliki cahaya lembut dan akan meredup kala keindahan malam berganti terang.

Semoga hening tak membuatmu kalut. Menjauhlah, jikalau engkau memang menyukai surya. Pada malam yang hanya tersisa beberapa jam. Sang raja akan beranjak dari petilasannya di Puncak Mega, turun gunung, lalu lenyap di tengah keramaian warga. Dalam rahasia yang tak satu setan pun tahu, embun telah mengusap ubun-ubun. Namun mendekatlah, jikalau engkau memang mencintai rembulan dengan segala hal yang ia bawa di setiap malammu. Lalu, jadilah kekasihnya dengan segala keramahan di mana ia telah mempersembahkan rasanya untukmu di tengah baliurang istana -untuk sebuah ketulusan cinta. (Sugiharto Purnama/SM)

Continue Reading

Previous: [Puisi] Di Suatu Titik
Next: Pesta Demokrasi 'Wong Gemblung'

Hal Terkait

Dari Kata Culture Menjadi Kalcer di Kalangan Gen-Z
  • Alternatif
  • Artikel

Dari Kata Culture Menjadi Kalcer di Kalangan Gen-Z

Desember 30, 2025
Praktik Kekuasaan Sistem Feodal dalam Pendidikan Indonesia
  • Alternatif
  • Artikel

Praktik Kekuasaan Sistem Feodal dalam Pendidikan Indonesia

Desember 13, 2025
Tradisi Pelestarian Alam dalam Balutan Pamali di Masyarakat
  • Alternatif
  • Artikel

Tradisi Pelestarian Alam dalam Balutan Pamali di Masyarakat

Desember 5, 2025

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial
  • Advertorial

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial

April 11, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU

Maret 16, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.