Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Demo (Lagi) Menolak Kenaikan BBM
  • Berita Harian

Demo (Lagi) Menolak Kenaikan BBM

Suara Mahasiswa Maret 27, 2012

 

DSC04182

 

Seorang demonstran sedang berorasi menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung Sate, (26/3).

Demo berakhir ricuh karena tindakan aparat yang tak bertanggung jawab.

 

Teks Oleh : Sugiharto Purnama & Bobby Agung Prasetyo

Foto Oleh : Bobby Agung Prasetyo


Bandung, (26/3) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Demokratisasi Kampus (FDK) serta sekumpulan pekerja dari serikat buruh dan nelayan, bergabung untuk menyatukan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung Sate, Bandung. Demo yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 15.00 WIB ini dimulai dengan long march dari Surapati Core.
Seperti yang diungkapkan oleh Rendra salah satu demonstran, inti pergerakan mahasiswa belakangan ini adalah momentum yang tepat untuk menurunkan rezim pemerintah SBY. Kenaikan BBM sungguh sangat irasional karena banyak opsi yang bisa dilakukan oleh pemerintah tanpa harus menaikan harga BBM.
“Kita sudah mengirimkan utusan untuk menemui anggota dewan, tapi ternyata hingga beberapa lama belum mencapai kesepakatan. Akhirnya ada beberapa teman-teman disini merasa tidak sabar dan ingin merengsek masuk ke Gedung Sate hingga terjadi desak-desakan,” ungkap Dian Ciptadi aggota IMM Bandung.
Malam ini, para demonstran akan melakukan rapat konsolidasi guna membicarakan tentang rencana demonstrasi selanjutnya di sekretariat GMNI yang berlokasi di di Jln. Kancil No. 18 Bandung,  pada pkl. 19.00 WIB.
 
Demo Berlangsung Ricuh
            “Sejatinya, mereka adalah mengayomi kita sebagai warga Negara. Tapi pada kenyataannya, polisi hanya menuruti apa yang menjadi keinginan penguasa dan para pemodal. Buktinya seperti tadi, yang polisi lakukan adalah kekerasan” tutur Ai Rahmayanti dari Korpri PKC Jabar. Tindakan kekerasan yang disinyalir dilakukan oleh aparat kepolisian menjadikan demo ini berlangsung ricuh dan mengakibatkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Abdul Rahman Baso, meminta maaf atas kejadian ini kepada para demonstran. Ia mengaku, aparat terpancing oleh tindakan para demonstran. Permintaan maaf yang tidak diterima ini menjadi puncak kekesalan bagi para pendemo.

 

Continue Reading

Previous: Menu baru ala Karnivor
Next: BBM NAIK? BURUH MENOLAK!

Hal Terkait

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026
Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda
  • Berita
  • Berita Harian

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda

Juli 31, 2026
Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap

Agustus 21, 2026
Di Sela Riuh Kemerdekaan
  • Feature

Di Sela Riuh Kemerdekaan

Agustus 20, 2026
AIESEC in Bandung Dorong Kepemimpinan Generasi Muda melalui Local Volunteer Summer Peak 2026/2027 Bersama Volunteer Internasional
  • Advertorial

AIESEC in Bandung Dorong Kepemimpinan Generasi Muda melalui Local Volunteer Summer Peak 2026/2027 Bersama Volunteer Internasional

Agustus 19, 2026
Di Balik Karcis Parkir Unisba
  • In-Depth

Di Balik Karcis Parkir Unisba

Agustus 18, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.