Teks Oleh: Charisma Indriati Yuniar
Bandung (21/12). Hujan deras yang membasahi Unisba, berdampak pada kebocoran yang terdapat di Mesjid Al-Asyari. Namun, hal tersebut belum ada upaya perbaikan dari pihak kampus itu sendiri.
Kejadian tersebut menimbulkan beberapa tanggapan dari beberapa pihak. Salah satunya Winda Herlina. “Saya merasa terganggu dan kurang nyaman dengan keadaan mesjid jika sedang hujan seperti saat ini. Mesjid menjadi kotor dan becek,” keluh mahasiswi semester satu Ilmu Komunikasi ini.
Hal tersebut serupa dengan Nina Anggraeni, seorang Mahasiswi jurusan syariah ini mengaku kurang nyaman dengan kebocoran yang terjadi pada atap mesjid Unisba yang mengganggu konsentrasi ibadah.
Selain kebocoran itu membuat keadaan menjadi becek, Akan tetapi dikhawatirkan juga membahayakan orang-orang yang berjalan karena lantai cukup licin.
Duki Ramlan sebagai pengelola mesjid, menjelaskan belum ada perbaikan yang dilakukan. “Karena jika diadakan perbaikan harus menyeluruh, Saya mengharapkan sesegera mungkin dilakukan perbaikan untuk atap mesjid tersebut,” pungkasnya.
Cleaning Service paling senior di Unisba itu juga menambahkan, kalau proposal sudah diajukan kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Sekarang hanya tinggal menunggu konfirmasinya saja.
