Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Khusus Admin
  • Diusir Ujian Akibat Basah
  • Khusus Admin

Diusir Ujian Akibat Basah

Oleh : Rizki Aulia Rachman

Seorang mahasiswa Jurnalistik Unisba 2008 diusir ketika sedang mengikuti UTS (Ujian Tengan Semester) di ruang 411, Rabu (23/11).

Suara Mahasiswa November 23, 2011

Pengusiran terhadap mahasiswa bernama Arie Nugraha tersebut diakibatkan ia hanya menggunakan kaos dan sandal jepit karena kemejanya yang menjadi persyaratan pakaian UTS basah kuyup kehujanan. Melihat Arie yang tidak memenuhi aturan berpakaian, seorang tatib UTS Fikom Unisba bernama Nur’Rahmawati menegurnya. “Kemana kemejanya? Kenapa cuma pake kaos aja, sepatu juga gak dipake?”


Pada saat itu juga Arie mencoba menjelaskan, “Ini bu, tadi kan hujan besar, pakaian dan sepatu semua basah. Jadi kemeja di lepas, takutnya lembar jawaban ikut basah,” tukas Arie coba meyakinkan. Namun Nur’Rahmawati kekeuh pada keputusannya. “Ya itu kan resiko kamu, disini kamu harus ikut aturan yang sudah ada, mau soal dan jawaban kamu rusak juga bukan urusan saya,” jawabnya. “Kamu sekarang maunya gimana kalau gak nurut?,” tambah Nur’Rahmawati sembari menyodorkan buku sanksinya.  

Merasa tidak terima, Arie lebih memilih meninggalkan ruangan itu sebagai bentuk protesnya. “Saya kesal, sudah jelas kemeja saya basah kuyup, tapi Ibu Nur tidak mau mengerti. Memang saya salah, tapi saya sudah meminta izin ke Pak Dadi (pengawas ujian-red) dan membolehkan saya gak pakai kemeja,”

Sebelum melepaskan kemeja, ia mengaku sempat meminta ijin kepada pengawas ujian untuk melepas kemejanya,  “Pak, saya boleh lepas kemejanya? Jadi saya pake kaos aja. Soalnya ini basah, takut kena lembar jawaban,” pintanya kepada Dadi Akhmadi.

Setelah itu suasana di ruangan itu semakin gaduh, ada juga beberapa mahasiswa yang ikut memprotes dengan keputusan Tatib Ujian yang tidak mau memberikan toleransi kepada Arie.

Askur Rifai yang turut menjadi pengawas saat itu ikut angkat bicara. “Memang benar Arie datang dengan keadaan basah kuyup, kebetulan disaat itu yang memberi izin itu pak Dadi, nah disaat Ibu Nur datang dan menegur Arie, Pak Dadi sedang sholat. Tapi, bu Nur tidak bilang juga kepada pengawas,” tutur Askur. ia juga menambahkan bahwa seharusnya, Tatib bilang dulu pada pengawas agar tidak terjadi kesalahan komunikasi antara pengawas dan pihak Tatib Ujian.

Kejadian itupun diamini oleh E. Fuady selaku ketua pelaksana Ujian. ”Ya seharusnya itu tidak terjadi, memang benar aturan harus dijalani, tapi kalau melihat kondisinya seperti itu harusnya dari pihak Tatib Ujian ada empati  agar bisa memberikan toleransi,” kata pria berkaca mata ini. E. Fuady juga menambahkan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi buat semuanya agar hal ini tidak terulang lagi. Disisi lain, Nur’Rahmawati tidak bersedia diwawancari dengan alasan sudah ada janji dengan rekannya sesama dosen.

Pada akhirnya, Arie tetap dianggap hadir saat ujian tersebut. Untuk masalah hasil ujian, E. Fuady akan melihat dulu lembar jawaban milik Arie untuk menentukan apakah Arie harus mengulang ujian tersebut atau tidak.

 

Continue Reading

Previous: Berpetualang bersama Tintin dalam The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn
Next: 5 Tips sukses Ujian di UNISBA

Hal Terkait

Eksepsi Ditolak, Persidangan Muller Bersaudara Akan Dilanjutkan
  • Berita
  • Khusus Admin

Eksepsi Ditolak, Persidangan Muller Bersaudara Akan Dilanjutkan

Agustus 20, 2024
Unisba Perdana Laksanakan Wisuda Secara Luring Pasca Pandemi COVID 19 wisuda Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Khusus Admin

Unisba Perdana Laksanakan Wisuda Secara Luring Pasca Pandemi COVID 19

Februari 25, 2023
Mahasiswa Dalam Video Massa Aksi Dibayar Angkat Suara
  • Khusus Admin

Mahasiswa Dalam Video Massa Aksi Dibayar Angkat Suara

Oktober 15, 2020

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial
  • Advertorial

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial

April 11, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU

Maret 16, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.