Unisba Terapkan Kawasan Bebas Asap Rokok

Unisba telah menerapkan konsep bebas merokok di seluruh gedung  perkuliahan. Hal ini terlihat adanya tulisan “dilarang merokok” di setiap lantainya di Kampus Tamansari.

Suaramahasiswa.info, Unisba – Universitas Islam Bandung tahun ini memberanikan untuk menerapkan sistem kawasan bebas asap rokok. Hal ini dibuktikan dengan adanya rambu-rambu bertuliskan “Dilarang merokok” pada beberapa tempat di area kampus. Menurut Iwan selaku Kasi Kebersihan mengaku hal ini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan.

“Merokok itu kan membuat kesehatan terganggu, perokok pasif itu lebih berbahaya. Jadi, alangkah lebih baiknya di kampus ini warganya sehat semua, karena tidak tercemar asap rokok,” ujarnya.

Iwan menuturkan bahwa rencana mengenai sistem ini sudah dicanangkan sejak empat tahun lalu, sejak Thaufiq S.Boesoiri yang berlatar belakang kesehatan menjadi Rektor Unisba. Sosialisasi pun sudah digencarkan oleh pihak Kebersihan melalui pihak Fakultas masing-masing. Bagi mahasiswa yang melanggarnya, hanya akan dikenakan sanksi moral. “Saya yang turun langsung ke lapangan, tapi tidak memarahi hanya saja menasehati agar mereka sadar,” paparnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa dimana pun selama masih dalam lingkungan kampus tetap saja dilarang merokok. Seperti ruang perkuliahan, sekretariat LKM maupun UKM, sampai kantin. Namun, hal ini tidak setujui oleh salah satu mahasiswa Fikom 2013, Teguh Pribadi. Dia mengatakan merokok di kantin tidak usah dilarang karena itu tidak berkaitan dengan kegiatan perkuliahan. “Kantin kan tempat makan, lagian kantin juga gak ber-AC. Kalau di dalem kampus sih setuju soalnya emang bikin sesek juga buat yang gak ngeroko,” pungkasnya. (Intan Silvia/SM)