Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Si Penghijau Baru
  • Berita Kampus

Si Penghijau Baru

 

 mg_8707

Saung kompos, memayungi mesin kompos baru beserta barang-barang lainnya


Oleh: Muhammad Kahfi Jati dan Deni Setia Permana

Unisba, Selasa (27-12-2011). Jika kita melalui jalan setapak di belakang gedung fakultas psikologi, kita akan menemukan “Saung Kompos”, yaitu sekumpulan alat pembuat kompos yang dipayungi dengan kanopi. Alat-alat ini adalah mesin kompos itu sendiri dan sebuah bak untuk fermentasi kompos. Selain itu, tertumpuk beberapa karung hasil dari pengomposan sampah tersebut.
Suara Mahasiswa Desember 30, 2011

Mesin kompos ini berguna untuk mengubah daun-daun kering, sisa makanan, dan kotoran binatang menjadi bahan pupuk untuk tanaman. Bahan-bahan yang akan dijadikan kompos digiling dengan mesin sebanyak tiga kali, lalu difermentasi agar lebih lunak, kemudian digiling lagi hingga menjadi serbuk dan siap dipakai.
“Mesin itu bagus, soalnya daripada dedaunan dibakar jadi polusi, mendingan dijadiin kompos aja, ‘kan lebih ramah lingkungan, lagian kompos itu bisa dijual atau dipakai untuk keperluan kampus,” ujar Aidil Rachman, mahasiswa Fikom angkatan 2011.
Pengelola mesin ini adalah Narsim dan Rahmat, cleaning service di kampus biru ini. Mereka menjalani pekerjaan ini semenjak mesin itu dibuat. “Rencananya kompos-kompos ini akan dijual, tapi kapannya belum pasti,” ujar Narsim.
Pada 18 november lalu, mesin yang dikandangi dengan teralis besi ini sempat dicuri. Pihak security pun disalahkan karena hal ini. Mereka pun terpaksa mengganti mesin seharga tiga jutaan tersebut. Separuh dari biaya penggantian diambil dari pemotongan gaji security, sedangkan separuh lagi ditanggung oleh PT. Sentry. “Dulu sudah ada perjanjian kalau kami akan mengganti jika terjadi hal yang seperti ini,” ujar Asep, satpam kampus.
Sekarang mesin yang dicetuskan oleh Bapak Satori ini sudah diganti dengan yang baru. Pihak security pun berupaya meningkatkan keamanan di wilayah taman kelinci, tempat mesin kompos itu berada. Pak Narsim dan Pak Rahmat kembali meneruskan pekerjaan mereka bersama mesin tersebut. Semoga Unisba makin sejuk dengan kembalinya si “Mesin Penghijau”.

 

Continue Reading

Previous: Keluh Kesah Mahasiswa Rangga Gading
Next: Kening, curahan hati Fitri Tropika

Hal Terkait

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU

Maret 16, 2026
Soroti Efektivitas Pembelajaran Ramadan, Unisba Sesuaikan Waktu Perkuliahan
  • Berita
  • Berita Kampus

Soroti Efektivitas Pembelajaran Ramadan, Unisba Sesuaikan Waktu Perkuliahan

Maret 11, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial
  • Advertorial

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial

April 11, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan Pemira Belum Temui Kepastian di Sisa Satu Bulan Periode BEMU

Maret 16, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.