Si Penghijau Baru

Mesin kompos ini berguna untuk mengubah daun-daun kering, sisa makanan, dan kotoran binatang menjadi bahan pupuk untuk tanaman. Bahan-bahan yang akan dijadikan kompos digiling dengan mesin sebanyak tiga kali, lalu difermentasi agar lebih lunak, kemudian digiling lagi hingga menjadi serbuk dan siap dipakai.
“Mesin itu bagus, soalnya daripada dedaunan dibakar jadi polusi, mendingan dijadiin kompos aja, ‘kan lebih ramah lingkungan, lagian kompos itu bisa dijual atau dipakai untuk keperluan kampus,” ujar Aidil Rachman, mahasiswa Fikom angkatan 2011.
Pengelola mesin ini adalah Narsim dan Rahmat, cleaning service di kampus biru ini. Mereka menjalani pekerjaan ini semenjak mesin itu dibuat. “Rencananya kompos-kompos ini akan dijual, tapi kapannya belum pasti,” ujar Narsim.
Pada 18 november lalu, mesin yang dikandangi dengan teralis besi ini sempat dicuri. Pihak security pun disalahkan karena hal ini. Mereka pun terpaksa mengganti mesin seharga tiga jutaan tersebut. Separuh dari biaya penggantian diambil dari pemotongan gaji security, sedangkan separuh lagi ditanggung oleh PT. Sentry. “Dulu sudah ada perjanjian kalau kami akan mengganti jika terjadi hal yang seperti ini,” ujar Asep, satpam kampus.
Sekarang mesin yang dicetuskan oleh Bapak Satori ini sudah diganti dengan yang baru. Pihak security pun berupaya meningkatkan keamanan di wilayah taman kelinci, tempat mesin kompos itu berada. Pak Narsim dan Pak Rahmat kembali meneruskan pekerjaan mereka bersama mesin tersebut. Semoga Unisba makin sejuk dengan kembalinya si “Mesin Penghijau”.

 

Winstrol bodybuilding Anastrozole cycle length Anavar buy in uk Best place to buy oxymetholone Andriol injection price » Buy legal fluoxymesterone in australia Buy primobolan in australia Clenbuterol pill Clen oral Hgh cycle dosage