
Teks: M. Kahfi
Foto: Risma R.
BEM Fikom Unisba mengadakan acara “Fikomfest 2012” di Auditorium Kampus Unisba Tamansari, Sabtu (1/12). Gelaran ini tidak hanya menghadirkan band-band saja, tapi juga mengajak Modern Dancers dan pada DJ untuk mengisi acara. “Karena kita mengejar tema Fantasy To Be Fantastic, jadi berbeda dengan Fikomfest sebelumnya yang acaranya hanya musik,” ujar Deri Hernandi, ketua pelaksana.
Deri menambahkan, bahwa selain sebagai proker terakhir BEM Fikom Unisba tahun ini, acara yang telah berhasil menjual sekitar 500 tiket tersebut juga bertujuan untuk mengenalkan Fikom Unisba, BEM Fikom Unisba, dan Unisba-nya sendiri kepada masyarakat umum.
Pengisi acara tahunan BEM Fikom tersebut adalah Danger Ranger, DJ Madness, Djongjone, Fires Dance Crew, Hockey Hook, Hoolahhoop, Jhon Dee, Juicy Luicy, Karinding Opat, Kick it Out, Perse7an Percussion, Photophonic, P.S.Y.C.H, Sarajevo, Skamigo, Stuba, The Allright Experience, The C.O.R.D, The Suitcase, Toothpaste & Ketchup, dan Zaggle Griff.
Sekitar pukul 13.00 WIB, acara dimulai, dengan menampilkan para dancer, lalu disusul oleh beberapa band lainnya. Di sela-sela waktu kosong, MC mengumumkan pemenang KTI tahun ini, yaitu kelompok Alvi Fauzia, Charisma Indriyati, Devi Handayani, dan Nadia Ushfuri. “Sangat luar biasa ya, karena kita itu angkatan 2011 pertama yang menang, dan kita menang dari 2009,” jelas Nadia dengan bahagia terpancar dari parasnya.
Mega, siswi SMA 6 Bandung mengatakan, bahwa acara ini pada awalnya sepi, tapi semakin lama semakin ramai, karena band yang disukai semakin bermunculan. “Saya lagi nungguin Danger Ranger,” tambahnya.
Para penonton mulai menyemut di depan panggung setelah jam 19.00 ke atas. Penampilan Juicy Luicy bersama para personil band lain yang ikut bernyanyi, membuat suasana panggung menjadi sangat ramai, ditambah dengan goyangan ria para penonton yang makin membuat asyik suasana kala itu. Pada akhirnya, Danger Ranger dan DJ Madness menjadi penutup acara saat malam semakin larut.
“Enak, Asyik, Seru banget, karena kebetulan banyak temen-temen main kita yang ikut manggung disini, jadi kaya main di rumah sendiri. Kita juga udah lama ga main di Bandung, jadi kita bener-bener excited banget. Jadi terimakasih buat Unisba yg udah ngadain acara ini,” ucap Iing, Vokal/Gitaris Danger Ranger.
Meski penampilan Dancers dan DJ diragukan karena ditampilkan di Unisba yang memiliki embel-embel ‘Islam’, Ketua pelaksana mengatakan bahwa hal tersebut sudah dipikirkan sebelumnya. “Kita sebelumnya udah ngasih tau ke pihak dancers bahwa mereka tidak bisa menggunakan pakaian yang minimalis, dan kita juga udah ngasih tau supaya dance-nya jangan terlalu vulgar, karena kita ada di lingkungan Universitas Islam,” jelas Deri.
