
Unisba, SM – Gedung Student Center (SC) menjadi saksi pagelaran Stuba yang bertajuk “Kisah Yang Terulang” pada Senin, (27/5). Pagelaran yang disutradarai Md. Ruhanda ini, dimulai pada pukul 19.30 sampai dengan 22.00 WIB.
Kisah Yang Terulang ini bukan berasal dari cerita sejarah, dongeng, atau novel, tetapi terinspirasi dari batin sang sutradara. “Cerita ini menggambarkan tentang diri kita yang terdiri dari jasmani dan rohani dan bagaimana kita menyatukan kedua hal ini,” tutur Md. Ruhanda. Tokoh dalam pagelaran ini diantaranya Braja Wisesa, Rengganis, Sapta Anggana Pradipta yang mencerminkan pribadi–pribadi manusia.
Pagelaran ini memerlukan persiapan kurun waktu dua bulan dengan latihan kurang lebih lima kali dalam seminggu, serta tiga hari latihan keaktoran dan dua hari latihan bertarung. “Untuk menghasilkan pementasan yang bagus kita harus totalitas,” tutur Bagus sebagai pemeran Braja Wisesa.
Jeje selaku penonton berharap, Stuba tetap menyelenggarakan pertunjukan-pertunjukan kedepannya. Ia mengaku banyak hal yang dapat dipetik dalam cerita pementasan ini. “Banyak kata–kata bijak yang tentunya positif untuk menjalani kehidupan yang disisipkan dalam dialognya,” ujarnya saat diwawancarai.
Sang Sutradara berharap cerita ini bisa jadi cerminan bagi diri kita, dan para pemuda khususnya mahasiswa Unisba dapat berfikir positif dan jangan banyak mengeluh juga kritis pemikiran terhadap fenomena sekitar. Ia berpesan untuk menjalani kehidupan seperti air yang mengalir. (Risqo Syuri/SM)
