Divisi media dan advokasi BEM Fikom Unisba memerankan peran sebagai mahasiswa yang menutup mata, telinga, dan mulutnya di tangga batu, Kamis (10/4).
Divisi media dan advokasi BEM Fikom Unisba memerankan peran sebagai mahasiswa yang menutup mata, telinga, dan mulutnya di tangga batu Unisba, Kamis (10/4).
Suaramahasiswa.info, Unisba – BEM Fikom Unisba melakukan aksi teatrikal yang bertemakan “Mahasiswa Bukan Robot” sekaligus penyebaran kotak celoteh Fikom di tangga batu pada Kamis, (10/4). Kotak tersebutditujukan untuk mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya pada kampus biru. Aksi ini terlaksana karena melihat situasi di Fikom yang mulai “mencekam” terkait dengan kejadian yang menimpa salah satu mahasiswa bidang kajian Jurnalistik. Dirinya terpaksa harus mengalami penundaan seminarkarenadianggap tidak sopan atas celotehannya di twitter yang mengkritik salah satu dosen.
Terbelenggunya ruang untuk menyampaikan pendapat, membuat BEM yang notabenenya adalah jembatan antara fakultas dengan mahasiswa untuk tidak tinggal diam. Menurut ketua BEM Fikom, Sarah Latama, dengan adanya aksi ini diharapkan mahasiswa tidak takut lagi mengkritisi apa yang seharusnya mereka kritisi. “Ya semoga mahasiswa yang apatis mulai sadar ya, tidak menutup telinga, mulut dan matanya akan realita yang sebenarnya terjadi dikampus ini,“ tukasnya.
Bayu Rivaldi menyambut baik dengan diadakannya kegiatan ini. Menurutnya, aksi ini bisa menghancurkan sifat anti sosial yang kini marak terjadi dikalangan mahasiswa. “Kalau begini kan diharapkan tidak ada lagi mahasiswa-mahasiswa yang salah paham dengan dosen karena sudah adanya informasi yang disampaikan oleh BEM,” papar mahasiswa Public Relations angkatan 2010 tersebut.
Senada dengan Bayu, Rina Karina mahasiswa Jurnalistik mengaku bahwa acara teatrikal ini bisa menjadi tolak ukur agar kita sebagai mahasiswa dapat lebih aktif lagi kedepannya. “Acaranya bagus ya, kalo udah seperti ini bisa dirutinkan lagi celoteh Fikomnya agar mahasiswa Fikom bisa jauh dari yang namanya apatis,” pesannya seraya mengakhiri sesi wawancara.(Winda/SM)
