Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Bicara Pemilu Lewat Mimbar Bebas
  • ALL POST
  • Berita Kampus

Bicara Pemilu Lewat Mimbar Bebas

Suara Mahasiswa Februari 24, 2014

Media Parahyangan menyelenggarakan Parahyangan Festival, bekerjasama KKBM ( Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa) Unpar, Pusik Parahyangan dan Sorge Magazine. Senin, (24/2) Mike Marjinal sebagai pemateri “ Seni, Sastra dan Pemilu” (kanan) didampingi moderator (kiri) di Wind Tunnel kampus Unpar Bandung.

Media Parahyangan menyelenggarakan Parahyangan Festival, bekerjasama KKBM ( Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa) Unpar, Pusik Parahyangan dan Sorge Magazine. Senin, (24/2) Mike Marjinal sebagai pemateri “ Seni, Sastra dan Pemilu” (kanan) didampingi moderator (kiri) di Wind Tunnel kampus Unpar Bandung.

Suaramahasiswa.info, Bandung – Media Parahyangan bersama KKBM (Kopeasi Keluarga Besar Mahasiswa) Parahyangan, Pusik Parahyangan dan Sorge Magazine menyelenggarakan kegiatan mimbar bebas selama dua hari, dimulai hari ini (24/2) sampai selasa (25/2) yang bertemakan “ Pemilu 2014 : Layak Gak Nih? “ di Wind Tunnel Universitas Khatolik Parahyangan.

Kegiatan tersebut berlangsung pukul 12.00-19.00 WIB, diawali oleh Ibrahim Zuhdhi Fahmy Badoh membawakan materi yang berjudul “Pendanaan Politik dan Korupsi”, dilanjutkan oleh Mike Marjinal  dengan judul “Seni, Sastra dan Pemilu”. Emmanuella Kania Mamonto selaku ketua pelaksana memaparkan kegiatan mimbar bebas ini bertujuan memberikan wawasan yang luas tentang pemilu tahun ini khususnya kepada mahasiswa Unpar agar lebih kritis lagi terhadap pemilu.

Dengan adanya acara tersebut mahasiswa bisa mengetahui dan memilih sosok seorang presiden yang layak memimpin. “Bagaimana memanfaatkan apapun bentuk kesempatan yang memang disediakan ruang-ruang publik, artinya dimana kita mampu memaksimalkan ruang-ruang yang ada, untuk kemudian itu kita isi dengan keterampilan, berbagi informasi, dan pemikian,“kata Mike Marjinal.

“Semoga dengan acara seperti ini, kita bisa saling berbagi dan membudayakan kembali kegiatan-kegiatan politik secara diskusi bersama,“ harap  Andhika Prajaka selaku pengunjung. (Firdaus Al-Haq/SM)

Tags: bandung Berita Kampus tetidiana Universitas Khatolik Parahyangan

Continue Reading

Previous: Open Recruitment BEM Unisba Periode Kedua
Next: [SM TV] Penjara Banceuy, Rumah Tahanan Soekarno di Bandung

Hal Terkait

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online

September 14, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Menyelisik Independensi Organisasi Mahasiswa
  • Artikel

Menyelisik Independensi Organisasi Mahasiswa

September 18, 2026
Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Potret Suasana Taaruf Unisba 2026
  • Galeri

Potret Suasana Taaruf Unisba 2026

September 15, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.