Sebelumnya pada Selasa pagi (26/3), berdasarkan informasi dari DAM-U, sidang Sabtu ini akan dimulai pukul 07.00 WIB. Namun, agenda itu molor tiga jam lantaran tidak satu orang pun dari BEM-U datang.
Anggota Komisi A DAM-F Kedokteran Muhammad Irsyad mengakui, sidang lanjutan kali ini sangat mengecewakan. Dia menganggap, meski laporan pertanggungjawaban setengah periode, hal ini memiliki dampak yang sangat besar bagi mahasiswa. “Tadi saya dateng jam 07.00 pagi, membela-belakan hadir di acara ini tapi hasilnya enggak jelas,” terangnya.
Irsyad pun menilai, kondisi BEM-U dengan DAM-U sedang klop dan kurang bersinergi itulah–yang menyebabkan sidang jadi seperti ini. “Perbaiki lagilah sinkron-nya,” saran mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2012 ini.
Berdasarkan hasil keputusan, qourum sepakat agar BEM-U diberikan Surat Peringatan (SP) lantaran tak hadiri sidang. Ketua DAM-U Fadhil Muhammad pun membenarkan hal itu. “Hari Selasa atau Rabu paling lambat surat itu turun,” ujarnya saat diwawancarai sesaat setelah sidang itu selesai.
Pembatalan sidang ini berujung dengan akan digelarnya konfrensi umum–direncanakan berlokasi di Plataran Gedung Aquarium. “Untuk waktunya nanti akan kami kasih tahu,” tambah Fadhil. (Sugiharto/SM)

