Tabrak Lari Merenggut Nyawa Mahasiswa Fikom

Yusuf Kemal, Mahasiswa Fikom Unisba , korban tabrak lari di perempatan Jl. Riau dan Jl. Anggrek.  Kejadian tersebut telah merenggut nyawa Yusuf yang menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Boromeous, pada Minggu (27/3). (Dok. pribadi)

Suaramahasiswa.info, Unisba- Kabar duka menyelimuti Universitas Islam Bandung (UNISBA), khususnya Fakultas Ilmu Komunikasi. Mahasiswa Fikom  yang bernama Yusuf Kemal telah berpulang ke pangkuan Illahi.  Dia merupakan korban tabrak lari yang terjadi di perempatan Jl. Riau dan Jl. Anggrek pada Minggu (27/3). Korban akhirnya langsung dilarikan ke RS. Boromeous, almarhum  mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuhnya.

Berdasarkan konfirmasi kronologi yang di dapat Khaerul Iqbal dari kerabat korban, saat itu mobil bernomor polisi D 300 KP ini ngebut dengan kecepatan tinggi, hingga akhirnya menabrak Yusuf. Kejadian itu sempat di tahan beberapa orang, namun mobil yang berhenti kembali maju lagi. “Kalau cerita dari uwanya, mobil sempat berhenti sesaat, namun setelah itu kendaraan kembali berjalan menuju kearah stadion Siliwangi,”terangnya.

Iqbal menambahkan, saat subuh korban sempat sadarkan diri namun setelah itu kondisinya kian memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. “Ketika menjelang sore kondisinya kian buruk hingga korban menghembuskan nafas terakhir pukul 18.43 di ruang IGD Borromeus,” tuturnya.

Almarhum semasa hidupnya di kenal sebagai mahasiswa yang berkepribadian apa adanya. Kireina Dwi Faraumina,teman dekatnya membenarkan hal itu. “Meskipun orangnya pendiam, dia sangat bersahabat dan jujur. Kita merasa kehilangan, masih belum percaya kalau dia sudah tidak ada,” tungkas  mahasiswi Fikom 2015 tersebut. (Fadhis/SM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *