
Oleh : Sugiharto Purnama
Suaramahasiswa.info – Berkunjung ke Bengkulu rasanya tidak lengkap apabila belum mampir di Kabupaten Kaur yang ber-ibu kota Bintuhan, jaraknya sejauh 216 kilometer dari Kota Bengkulu. Ada banyak jenis pantai di sini. Mulai dari pantai berbatu, berkarang, berpasir abu-abu, putih, kuning, hitam hingga berpasir merah tersuguh indah di daerah ini.
Letaknya yang berada tepat di tepian Samudra Hindia memberikan keindahan serta kekayaan alam luar biasa. Tidak hanya pantai dan keanekaragaman biota laut yang mempesona. Hutan lindung yang menghampar hingga ke perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatra Selatan memberikan kesegaran udara tersendiri.
Kehangatan Siang di Linau
Linau adalah sebuah desa kecil di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur. Kira-kira membutuhkan waktu 25 menit berkendara dari Bintuhan. Keindahan Linau dengan warna air laut yang biru dan pantai berpasir putih kian menambah daya tarik destinasi ini. Berjalan di atas pasir putih hangat tanpa memakai alas kaki, membuat rasa lelah yang menyergapi seakan hilang.
“Mari naik cuma Rp 3.000,- saja per orang,” sahut ramah seorang pemandu wisata lokal di Linau yang menawarkan perahu bermotornya, membawa pengunjung berkeliling mengarungi keramahan Samudra Hindia. Biasanya pemandu wisata ini akan memandu pada hari tertentu seperti lebaran. Sebab, saat lebaran banyak wisatawan yang memadati pantai ini. Jika tidak sedang memandu wisatawan, pemandu lokal ini akan bekerja sebagai seorang nelayan biasa.
Selain keindahan pasir dan rindangnya pepohonan, ombak yang bersahabat serta kondisi air lautnya yang bersih dari sampah, membuat siapapun yang berkunjung merasa betah berlama-lama menikmati siang di pantai ini. Tampak pula nelayan-nelayan tradisional menggunakan perahu bermotor melempar kail memancing ikan-ikan karang.
Saat lebaran tiba, pantai ini ramai dipadati wisatawan dari berbagai daerah, khususnya pemudik. Jadi, jangan sampai melewatkan waktu untuk bersantai dan menikmati keindahan pantai Linau saat berkunjung ke Provinsi Bengkulu.
