Langkah Awal Mahasiswa Unisba

Teks oleh: Tiara Pascanoviera
Foto oleh: Risma Rusmeikawati
Bandung – Ta’aruf merupakan kegiatan awal yang diikuti oleh mahasiswa baru. Acara yang dimulai pada pukul 07.45 WIB, bertempat di Kampus I Unisba (3/9), dibuka dengan tausyiah dari ketua yayasan Prof. Dr. H. Miftah Farid, dilanjutkan dengan prosesi pembukaan ta’aruf secara simbolis. Adapun beberapa materi yang disampaikan oleh Ridwan Kamil, presiden dari Bandung Creativity City Forum, tentang membangkitkan kecintaan pemuda terhadap Kota Bandung, dan Asep Wahidin, mengenai motivasi berkuliah.
Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 2.355 peserta, dengan fakultas ekonomi sebagai fakultas yang terbanyak dengan jumlah 500 lebih mahasiswa, disusul oleh fakultas teknik dan ilmu komunikasi sekitar 300 mahasiswa baru.
Menurut Zharfan M. Shiddieq selaku panitia dari unit protokoler, taaruf hari kedua akan ada wakil gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, dengan memberikan materi tentang pemuda gaul dan pemuda nasionalis.
Ridwan memberikan segala materi yang berhubungan dengan sesuatu yang kreatif. Pria yang pernah mengemban ilmu arsitektur di ITB ini berujar biarlah seseorang bergaul dengan orang-orang kreatif, agar kreatifnya tertular. Beliau juga menegaskan bahwa menjadi orang Bandung haruslah kreatif, kompak, dan peduli, “Jangan mengaku orang Bandung, kalau tidak kreatif, kompak, dan peduli ke sesama.” Tegas bapak berkacamata ini.
Anisa rahmidana, mahasiswa Syariah Keuangan Perbankan, mengungkapkan kegembiraannya karena dirinya resmi menjadi mahasiswa Unisba. “Seneng udah resmi menjadi mahasiswa unisba, sejauh ini sih masih mencoba menikmati rangkaian acara. Dari taaruf yang pertama intinya 3M, ya emang bener kalo jadi orang harus sesuai dengan 3M itu”, jelasnya. Ta’aruf hari pertama selesai sekitar pukul 15.00 WIB, dan akan dilanjutkan lagi beberapa hari kedepan.
