Suasana pelantikan Wakil Rektor (Warek) Beriode 2025-2029 Universitas Islam Bandung (Unisba) di dalam Gedung Hj. Kartimi Kridhoharsojo, Jl. Tamansari No. 1, Kota Bandung, pada Rabu, (8/10). (Foto: Dandi Pangestu Rusyanadi/SM).
Suaramahasiswa.info, Unisba- Rektor Unversitas Islam Bandung (Unisba), A. Harits Nu’man telah melantik Wakil Rektor (Warek) Periode 2025-2029 di Gedung Hj. Kartimi Kridhoharsojo, Jalan Tamansari No. 1, pada Rabu, (8/10). Pada periode ini telah ditetapkan tiga orang yang mengisi jabatan sebagai Warek, yakni Asnita Frida B. R. Sebayang sebagai Warek I, Helmi Aziz sebagai Warek II, dan Ratna Januarita sebagai Warek III.
Asnita Frida B. R. Sebayang selaku Warek I menuturkan fungsi Warek adalah mendukung Rektor sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang telah ditentukan. Ia menambahkan, dirinya mendapat amanah di Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) yang merupakan gabungan dari dua Warek sebelumnya, yaitu Bidang Akademik dan Bidang Kemahasiswaan.
Selanjutnya, Asnita menyampaikan Program Kerja (Proker) Warek akan sejalan dengan program Rektor mengingat tugas Warek adalah menegaskan kembali fungsi Rektor. Ia juga menjelaskan rekognisi mahasiswa akan diintegrasikan dengan sistem pembelajaran dan kurikulum yang mampu memberikan dampak nyata bagi mahasiswa untuk menjaga kompetensi lulusan serta pengembangan soft skill mahasiswa.
Selain itu, Asnita ungkap beberapa program yang menjadi fokus utama pada periode awal masa menjabatnya. “Pertama penguatan internal, memastikan seluruh pembelajaran mulai dari sistem, kurikulum, itu harus jadi prioritas. Yang kedua memastikan rekognisi mahasiswa itu terintegrasi dengan sistem pembelajaran Unisba termasuk pengembangan minat dan bakat. Yang ketiga membuka peluang-peluang penguatan pembelajaran yang bisa kita scaling up berskala nasional.” Jelasnya saat diwawancara pada Rabu, (8/10).
Sementara itu, Helmi Aziz selaku Warek II menjelaskan bahwa bidangnya akan mengarah pada proker Rektor bertajuk IMAN (Islamic spirit, Maintenance sustainability, Adaptability, serta Nation and Globalization). Pada aspek perencanaan telah disusun rencana strategis hingga 2029.
Lebih lanjut dari sisi sumber daya dan umum, peningkatan kualitas tenaga pendidik dilakukan melalui berbagai pelatihan. Adapun dalam aspek keuangan akan menerapkan transparansi serta arahan anggaran pada program-program yang berkualitas.
Mengenai program prioritas, Helmi ungkap perencanaan yang disusun mengarah pada empat aspek IMAN. “Bidang Perencanaan itu mengarah pada 4 aspek IMAN tadi yang nantinya diimplementasikan di semua lembaga atau unit bahkan di setiap fakultas atau prodi (Program Studi-Red). Jadi perencanaan di kita, implementasi itu ada di masing-masing unit dan fakultas atau prodi.” Tutur Helmi pada Rabu, (8/10).
Di sisi lain, Warek III Bidang Alumni dan Kerja Sama, Ratna Januarita mengatakan dua bidang berada di bawah kerja sama dalam negeri dan internasionalisasi. Sementara tiga bidang alumni lainnya baru dialihkan dari Warek III sebelumnya, sehingga diperlukan orientasi, pemetaan, serta penyerapan evaluasi dan aspirasi.
Ratna menambahkan, alumni dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan Unisba. “Saya sangat berharap, alumni menjadi strategic partner dalam pengembangan Unisba dan dari jalur saya bisa bekerja sama lebih insentif dan lebih solid. Bakal belajar lah dari kampus lain, bagaimana menata kelola kealumnian dan berkontribusi untuk menjadi perguruan tinggi islam yang mandiri, maju, terkemuka di Asia.” Jelasnya pada Rabu, (8/10).
Terkait program prioritas, Ratna mendukung seluruh program Rektor khususnya penguatan aspek ruhuddin dan internasionalisasi. Menurutnya, kedua aspek tersebut merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang perlu diwujudkan secara lebih konkret.
Muhammad Setyadiharja selaku Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Unisba, mengatakan dirinya telah berbincang dengan Warek I terkait proker Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Ia menuturkan, Warek I mendukung proker akademik yang bersifat kolaboratif dan akan menjadi salah satu bentuk kemajuan bagi Ormawa.
Terkait hal tersebut, ia mengharapkan para organisatoris mendapatkan penghargaan karena telah menyisihkan banyak hal. Penghargaan tersebut dapat mencakup pemangkasan Infak Kuliah Tetap (IKT) dan konversi Satuan Kredit Semester (SKS) dari kegiatan Ormawa yang telah dilakukan.
“Harapan saya satu sebenarnya, kasih reward organisatoris karena beliau, organisatoris ini sudah meluangkan uang dan waktu. Sekarang Warek I menaungi akademik dan ormawa, mudah-mudahan hal ini bisa terjalankan.” Ujarnya saat diwawancarai pada Jumat, (10/9)
Ratna berharap, agar senantiasa mendapat hidayah dalam menjalankan tanggung jawabnya. Terlebih, seluruh tim dan lingkungan kerja di Unisba dapat menjalin kerja sama, silaturahmi, serta komunikasi yang baik dalam mewujudkan program-program universitas. Helmi juga mengharapkan mahasiswa dapat menjadi pribadi yang sesuai dengan visi dan misi Unisba dalam melahirkan ulama serta cendekia yang berintegritas.
Terakhir, Asnita berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi terutama dalam dua bidang yang menjadi tanggung jawabnya. “Jadi kolaborasi ini tentu harus ada peran mahasiswa yang aktif kemudian peran dosen, pimpinan, dan stake holder kan harus di blend, semua integrasi-integrasi yang kita harapkan tadi bisa berjalan mulus.” Pungkasnya.
Reporter: Dandi Pangestu Rusyandi, Nabila Siti Nurfadilah, Wiam Fadlul Rahman/SM
Penulis: Alfira Putri Marcheliana Idris/SM
Editor: Adelia Nanda Maulana/SM
