Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • TOLAK PEMBUNUHAN BAHASA DAERAH
  • Berita Harian

TOLAK PEMBUNUHAN BAHASA DAERAH

Bandung, SM - Rancangan yang disusun oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas penghapusan bahasa daerah dari kurikulum pendidikan 2013, diprotes keras oleh masyarakat Jawa Barat dengan menggelar aksi unjuk rasa didepan Gedung Sate, pada Senin( 31/12) . Unjuk rasa mulai ramai pada pukul 10.00 WIB ini, dihadiri oleh beberapa komunitas masyarakat, guru, dosen, mahasiswa dan seniman Jawa Barat serta diisi dengan beberapa orasi, fiksi mini, sajak, musikalisasi puisi secara bergantian, menyatakan penolakan kurikulum 2013.

Suara Mahasiswa Januari 1, 2013

Unjuk rasa ini bertujuan untuk mengajak pihak Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) untuk kembali meninjau rancangan kurikulum tersebut. Selain itu untuk memperjuangkan bahasa daerah sebagai bahasa ibu, bahasa indung yang dihargai, digunakan dan dipelihara oleh masyarakat. Aksi ini adalah bentuk agar bisa dilihat oleh masyarakat termasuk pemerintah, bahwa Jawa Barat sebagai pelaku berbahasa Sunda harus mereaksi rancangan Kemendiknas. “Kita harus menunjukan bahwa kita tidak setuju ku ayana kebijakan anu ngahenggerkeun kalungguhan peranan bahasa daerah” tutur Hadi AKS sebagai ketua Republik satuan (Koordinator Lapangan).

Bila sampai dihapuskannya bahasa daerah, maka akan menjadi hambatan untuk masyarakat Sunda utamanya untuk guru, dosen dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tertingginya di jurusan sastra Sunda. “Bahasa Sunda ditiadakan itu sangat riskan sekali, mengingat harapan mahasiswa di jurusan sastra Sunda sekarang kan ada yang ingin menjadi guru bahasa Sunda,” ujar Tatang Tajudin dari STKIP Muhammadiyah Kuningan, yang mengaku datang langsung dari Kuningan sejak pukul 01.00 dinihari. Ia juga mengungkapkan jika rancangan kurikulum 2013 disahkan, hal tersebut akan menjadi pembunuh semangat juang mahasiswa Sunda.

Menurut Kepala Balai Bahasa Daerah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat M. Wahidin Zarkasyi, kurikulum bahasa daerah akan dipertahankan dan tetap eksis pada 2013 nanti, hal tersebut dikuatkan dengan Peraturan Daerah no. 5 tentang pelestarian dan pengembangan bahasa, sastra, dan aksara daerah. “Masih ada wewenang daerah untuk mempertahankannya,” ujarnya seperti dikutip tempo.co. (Adil Nursalam/SM)

Continue Reading

Previous: Poetrena Oneal, Terpilih Sebagai Ketua BEM Fikom Unisba
Next: BERITA FOTO

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Suara Mahasiswa Selembar Edisi April 2026
  • E-Magz

Suara Mahasiswa Selembar Edisi April 2026

April 27, 2026
Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh

April 26, 2026
Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba
  • In-Depth

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba

April 21, 2026
Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia
  • In-Depth

Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia

April 21, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.