“Di sini lagi ngobrol aja, soalnya adem, kalo ngobrolnya di luar panas”, ujar Nadia, Mahasiswa Fikom Unisba 2011.
Fitri Rohimah, mahasiswa Fikom Unisba 2011 mengutarakan pendapatnya tentang keadaan masjid Al-Asy’ari. Menurutnya, mukena dan sepatu-sepatu akhwat di letakkan secara tidak rapi, sehingga kurang indah di pandang. “Iya semrawut banget. Banyak yang kumpul sambil ngobrol gitu di masjid, apalagi sampe ada yang tidur”, tegas Nadia.
Belum tertibnya mahasiswa jika berada di dalam masjid Al-Asy’ari, juga di tanggapi oleh Duki, seorang Cleaning Service yang selalu berada disana. Menurutnya mahasiswa disini banyak yang tidak tertib, ia sudah berkali-kali menasehati, tetapi tetap saja tidak tertib. “Kalau saya melarang mereka tidak boleh tidur di masjid atau ngobrol-ngobrol, pasti mereka akan menjawab ‘kan saya bayar disini’, jadi bapak tidak bisa berbuat apa-apa”, tegasnya.
“Menurut saya, yang semrawut itu bukan masjidnya, tapi universitasnya”, ujar Rahman sebagai salah satu Pengurus mesjid Al-Asy’ari. Ia pun menambahkan, bahwa orang-orang yang tidur di masjid itu.

