Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Review
  • [Review CD] The SIGIT – Detourn (2013)
  • ALL POST
  • Musik
  • Review

[Review CD] The SIGIT – Detourn (2013)

 


CD Review: The SIGIT

Detourn (2013) / FFWD Records

“Detourn, Sebuah Perubahan Musikalitas”

 

Oleh: Bobby Agung Prasetyo

 

The SIGIT, nama yang tak asing lagi bagi pecinta musik rock. Tembang-tembangnya yang renyah, simpel, easy listening, dengan mudahnya dapat melekat di kepala. Namun apa jadinya jika mereka mencoba keluar dari ‘zona aman’ dan membombardir dengan materi baru? Ya, Detourn adalah pembuktiannya. Berisikan 11 lagu, album ini menyajikan isi berbeda dari yang sebelumnya, dan dirilis dengan bentuk yang beragam; mulai dari kaset hingga piringan hitam.

Suara Mahasiswa April 16, 2013

Meskipun terdengar berbeda, namun The SIGIT masih menjunjung nama rock n’ roll yang dikombinasi dengan unsur progressive seperti Let The Right One In yang sebelumnya sudah dapat diunduh di internet, Black Summer, Son of Sam, Gate of 15th yang di pertengahan lagu dibumbui seruling, dan Tired Eyes. Tak lupa juga mereka menyisipkan satu-satunya lagu akustik dimana Rekti meninggalkan vokal tingginya yang khas dengan suara merdu pada Owl & Wolf. Sisanya, tembang seperti Dètournè, Red Summer, Ring of Fire, Conundrum, dan Cognition, erat dengan aroma psych dan experimental.

Album ini sukses mendeskripsikan seolah-olah The SIGIT berada satu angkatan dengan Led Zeppelin dan Black Sabbath, mengingat tipikal musiknya yang kini lebih berat, kaya akan unsur magis ala abad pertengahan, dan terkesan bak metal tradisional dengan racikan psych­-nya.

Kini, The SIGIT lebih merambah ke semua lapis genre. Tentunya bagi yang menyukai musik eksperimental, beberapa lagu dapat menebus rasa penasaran. Para metalhead juga bisa menikmati riff-riff metal purba ala Black Sabbath di beberapa nomor lagu.

Nasib para Insurgent Army (nama fanbase The SIGIT, -red) pun masih terjamin, karena grup yang digawangi oleh gitaris-vokalis Rekti Yoewono, gitaris Farri Icksan Wibisana, bassis Aditya Bagja Mulyana, dan drummer Donar Armando Ekana, tak semerta-merta meninggalkan ciri khas musiknya yang lama. Intinya, Detourn merupakan paket yang patut untuk diwaspadai dan diperhitungkan bagi para penggemar musik rock dimanapun mereka berada. (Bobby/SM)

Continue Reading

Previous: Kampus Biru Rindu Hijau Lagi
Next: [Foto] Deru Musik Cadas Hantam Tanah Pasundan

Hal Terkait

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang
  • Buku
  • Review

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang

September 30, 2026
Menilik Perjuangan Lewat Dokumenter “Dago Elos: Tanah Untuk Rakyat”
  • Film
  • Review

Menilik Perjuangan Lewat Dokumenter “Dago Elos: Tanah Untuk Rakyat”

September 19, 2026
Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan
  • Film
  • Review

Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan

September 3, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan
  • Kontributor
  • Opini

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan

Oktober 1, 2026
Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang
  • Buku
  • Review

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang

September 30, 2026
Kritik Politik Lewat Humor Meme
  • Alternatif
  • Artikel

Kritik Politik Lewat Humor Meme

September 28, 2026
Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar
  • Advertorial

Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar

September 27, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.