Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Review
  • Ketika Jurnalisme Menjadi Agama
  • ALL POST
  • Buku
  • Review

Ketika Jurnalisme Menjadi Agama


 Judul: A9ama Saya Adalah Jurnalisme  Penulis: Andreas Harsono  Penerbit: Kanisius  Tebal: 268 halaman 


  Judul      : A9ama Saya Adalah Jurnalisme

  Penulis   : Andreas Harsono

  Penerbit : Kanisius

  Tebal     : 268 halaman


 






Oleh: Bobby Agung Prasetyo

Jurnalisme adalah sebuah paham yang semestinya dianut seorang jurnalis ketika menjalankan tugas kejurnalistikannya. Baik itu masalah penulisan, peliputan, hingga etika. Buku A9ama Saya Adalah Jurnalisme ini dibuat oleh Andreas Harsono berdasarkan pengalamannya ketika menjadi jurnalis di berbagai media dan juga hasil rangkuman penuturan kawannya yang sesama jurnalis. Tulisan-tulisan yang ada disini sebelumnya pernah terpampang di majalah Pantau, dibuat berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa dan wartawan lewat e-mail, lalu lahirlah antologi ini.

Suara Mahasiswa April 6, 2013

Berisi 268 halaman, buku ini terbagi menjadi 4 bab yaitu Laku Wartawan, Penulisan, Dinamika Ruang Redaksi, dan Peliputan. Andreas Harsono dengan gamblangnya menjelaskan bagaimana itu makna sembilan elemen jurnalisme, keadaan pers di luar Jawa, bagaimana seharusnya penulisan yang benar, metode investigasi, dan sebagainya. Disini juga ia bercerita secara subjektif mengenai dinamika ruang redaksi di media tempat ia bekerja dulu, topik-topik seputar jurnalistik, hingga contoh kasus seperti Tomy Winata versus majalah Tempo, nasib sedih mengenai temannya yang bekerja di Harian Equator, hingga masalah keindependensian wartawan.

Buku ini memberikan edukasi dan realita seputar ilmu jurnalistik. Kita dapat mempelajari segala aspek, dari hal elementer namun perlu diperhatikan seperti byline, hingga kasus-kasus berat. Namun meski begitu, ada juga beberapa komentar-komentar subjektif dari Andreas Harsono yang perlu kita cermati dan tanggapi dengan cerdas, karena terkesan ‘berat sebelah’. Tapi secara keseluruhan, A9ama Saya Adalah Jurnalisme memberikan ilmu yang positif untuk segala kalangan, khususnya untuk mahasiswa, wartawan, dan dosen.

Continue Reading

Previous: Kejar Mengejar Skor, Persib Benamkan Laskar Antasari
Next: Unisba Disambangi Menteri BUMN

Hal Terkait

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang
  • Buku
  • Review

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang

September 30, 2026
Menilik Perjuangan Lewat Dokumenter “Dago Elos: Tanah Untuk Rakyat”
  • Film
  • Review

Menilik Perjuangan Lewat Dokumenter “Dago Elos: Tanah Untuk Rakyat”

September 19, 2026
Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan
  • Film
  • Review

Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan

September 3, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan
  • Kontributor
  • Opini

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan

Oktober 1, 2026
Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang
  • Buku
  • Review

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang

September 30, 2026
Kritik Politik Lewat Humor Meme
  • Alternatif
  • Artikel

Kritik Politik Lewat Humor Meme

September 28, 2026
Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar
  • Advertorial

Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar

September 27, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.