Potret fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Bandung (BEMU) berdiri saat pengucapan sumpah jabatan dalam pelantikan di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Jalan Tamansari No. 24, Kota Bandung, pada Sabtu (24/10). (Foto: Siti Nur Halizah/SM).
Suaramahasiswa.info, Unisba- Dewan Amanat Mahasiswa (DAM) Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba (BEMU) periode 2026 – 2027 resmi dilantik di Auditorium Gedung Dekanat Unisba pada Sabtu, (24/10). Dalam pelantikan tersebut, Aisyah Siti Zahrah menjabat sebagai Ketua DAMU dan Ferry Anwar Musaddad sebagai Presiden Mahasiswa (Presma).
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 003/KPTS/DAM-U/X/2026, struktur kepengurusan BEMU terdiri atas 21 orang serta 7 Kementerian. Kemudian SK Nomor 001/KPTS/DAM-U/X/2026 menetapkan struktur kepengurusan DAMU terdiri atas 7 orang.
Ketua Pelaksana (Ketuplak), Putra Arjuna Dimawalsa, mengatakan persiapan pelantikan fungsionaris DAMU dan BEMU dilakukan selama lima hari. Meski acara berjalan lancar, pelaksanaan sempat mengalami keterlambatan sekitar 30 menit akibat persiapan teknis yang belum matang.
Putra juga mengakui adanya kesalahan penulisan waktu dalam surat undangan yang ditujukan kepada Lembaga Kegiatan Mahasiswa (LKM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Ia menjelaskan, acara seharusnya dimulai pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), bukan pukul 10.00 WIB seperti yang tercantum dalam surat undangan.
“Harusnya itu mulai dari jam 9, akan tetapi kita ngaret jadi jam 9.30. terus itu ada kesalahan untuk dari surat undangan karena yang seharusnya acara tersebut dimulai dari jam 9.” Ucapnya pada Sabtu, (24/10).
Acara pelantikan pun dihadiri oleh beberapa tamu undangan. Di antaranya, terdapat perwakilan Kemahasiswaan Unisba, Sekretaris Yayasan, perwakilan dari BEM Fakultas (BEMF), DAM Fakultas (DAMF), LKM, dan UKM.
Di samping itu, Ferry Anwar Musaddad selaku Presma, mengatakan pelantikan menjadi awal tanggung jawabnya untuk menjalankan amanah selama satu periode. Ia menegaskan, BEMU tidak hanya menjadi organisasi struktural, tetapi juga harus mampu menampung persoalan mahasiswa dan masyarakat.
Ferry pun menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Keagamaan dihapuskan, dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya dialihkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Memang harus selaras antara pendidikan atau akademik dengan keolahragaan maka tidak ada terpisah-pisahkan, prestasi mahasiswa akademik atau non-akademik, beasiswa, jadi di satu pintu kan saja,” jelasnya.
Pada tiga bulan pertama kepengurusan, ia menyampaikan BEMU akan memprioritaskan silaturahmi dengan BEMF, LKM, dan UKM. BEMU juga menyiapkan festival kampus sebagai program unggulan yang mempertemukan BEMU, seluruh BEMF, dan mahasiswa non organisasi.
Sementara itu, Ketua DAMU, Aisyah Siti Zahrah mengatakan agenda terdekat setelah pelantikan adalah rapat internal. Ia menegaskan, pembenahan internal menjadi fokus utama DAMU setelah dua kali mengalami kekosongan kepengurusan pada periode sebelumnya.
Aisyah menambahkan, pengurus DAMU memiliki tanggung jawab untuk menjaga komunikasi dengan anggota serta mencari calon penerus sebelum masa kepengurusan berakhir. “Sebelum kita demisioner, kita mencari, tanggung jawab kita juga untuk mencari siapa yang selanjutnya akan melanjutkan di kepengurusan DAMU tersebut,” kata Aisyah.
Menanggapi pelantikan tersebut, Ketua Umum Badan Operasional Mentoring Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Bandung (BOM-PAI), Risman Megiansyah, menilai acara berlangsung khidmat meskipun terdapat keterlambatan waktu dan gangguan mikrofon. Ia juga menyoroti penyampaian presidium yang dinilai terburu-buru.
“Dari cara menyampaikannya agak terburu-buru dan yang dua itu kurang tenang terus gugup. Tapi, ya, mungkin itu bisa jadi evaluasian dia kedepannya,” tuturnya pada Sabtu, (24/10).
Sementara itu, perwakilan DAMF Fakultas Hukum (FH), Ridho Satria Wijaya Kusumah mengatakan acara pelantikan berjalan dengan lancar. Ia juga menyambut baik kembalinya DAMU dalam lingkup masyarakat kampus.
“Saya harap anggota-anggota ini bisa mengemban amanat sesuai dengan yang diperjanjikan, sesuai dengan apa yang sudah disumpah sebelumnya,” pungkasnya saat diwawancarai pada Sabtu, (24/10).
Reporter: Fachmi Dwi Gunawan, Kelvin Rizqi Pratama, Violetta Kahyang Lestari Fauzi & Siti Nur Halizah/SM
Penulis: Siti Nur Halizah/SM
Editor: Siska Vania/SM
