Beberapa pengunjung ramai duduk di atas tikar untuk istirahat, dan makan-makan. Sehingga banyak yang menyewa alas tikar, tanpa mereka harus membawa dari rumah, di Kebun Binatang Bandung, Senin (29/12).
Liburan akhir tahun adalah hal yang sangat dinanti oleh semua orang. Banyak keluarga memilih menghabiskan waktu akhir tahun dengan wisata ke tempat-tempat yang indah, ramai, murah dan banyak disukai orang. Salah satu tempat wisata di Bandung, Kebun Binatang yang kini menjadi tempat destinasi liburan.
Momen hari libur menjadi suatu kesempatan untuk semua pedagang, maupun penyewa tikar yang memanfaatkan situasi ini sebagai penambah penghasilan mereka. Seperti yang diungkapkan oleh Latifah yang bekerja di Kebun Binatang sebagai tukang sewa tikar. Wanita yang berumur 45 tahun ini bekerja sudah mencapai 20 tahun. Penghasilannya sebagai tukang sewa tikar saat liburan cukup meningkat, walaupun penghasilannya kadang turun naik.
Harga sewa tikar yang ditawarkan Latifah adalah Rp 10.000 per tikar. Penghasilannya memang tidaklah menentu, namun yang sering kali didapat saat hari-hari biasa sangatlah kecil, mulai hanya dapat Rp 10.000 bahkan pernah sampai tidak ada pengunjung yang duduk. Sedangkan untuk penghasilan yang cukup besar yaitu saat hari-hari libur dan liburan sekolah yang bisa mencapai Rp 100.000 perhari. “Yah walaupun tidak ada penghasilan sepeser pun saya tetap semangat bekerja di sini, karena ini adalah mata pencaharian saya,” ujarnya.
Ada salah satu pengunjung, Yuni (34) merasa puas duduk-duduk beralaskan tikar saat istirahat. Walaupun harga tikar itu Rp 10.000 dan tidak dibatas waktu, sehingga bisa bebas sampai kapanpun duduk disitu. “ Sangat memuaskan dengan harga Rp 10.000 karena bisa bebas sampai kapanpun,” paparnya. (Siti Rohimah/Job)
