Lala (19) salah satu pengujung pun menyatakan “sebenernya dagangan di sini bagus sih harga terjangkau , coba kalo ama pemerintah di tata siapa tau bisa keren kaya di luar negeri” . Harapan kepada pemerintah juga di ungkapkan oleh Aan (32) pedagang kacamata “kalau harapan saya pengennya PKL di kasih tempat yang layak tapi masih rame juga kaya di sini jangan layak sih layak tapi sepi”
Tanggapan mengenai PKL juga datang dari Sugeng (56) Kepala Pos Polisi Alun-alun kota Bandung Kaporesta Regol “Ketika Idul Fitri banyak pedagang PKL musiman yang sebenernya tidak biasa mangkal di sini dan membuat tambah tidak tertib” ujarnya. Ketika di singgung mengenai penertiban PKL, Sugeng beranggapan bahwa Polisi hanya memiliki tugas untuk mendukung dan menangapi komplain yang memakai tindak pidana. Sedangkan, pihak yang berwenang mengoperasikan PKL adalah Polisi Pamong Praja dan Satpol PP. “program penertiban PKL sudah ada dari dulu tetapi belum menemukan solusi walaupun sudah di beri tempat, PKL masih saja mangkal di sini karena tempat yang di sediakan tidaklah seramai disini” tambahnya.
Ketika mengkonfirmasikan masalah ini ke Satpol PP sekitar alun-alun. Mereka tak bersedia memberikan konfirmasi di karenakan sedang jam istirahat dan Komandan Satpol PP sedang tidak siap di wawancarai.

