TEMUAN yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine memaparkan, manfaat terbesar yang bisa dirasakan –oleh mereka yang gemar mengkonsumsi kacang– adalah mampu meningkatkan angka harapan hidup menjadi lebih lama.
Tim AS mengatakan meski para pemakan kacang memiliki gaya hidup yang sehat, akan tetapi kacang juga berkontribusi terhadap umur mereka yang lebih panjang, seperti dikutip dari BBC pada Kamis (13/3).
Peneliti dari Dana-Farber Cancer Institute and Brigham and Women’s Hospital, Charles Fuchs, mengungkapkan manfaat yang paling nyata adalah berkurangannya jumlah kematian akibat penyakit jantung sebanyak 29 persen dan pada penderita kanker sebanyak 11 persen.
Victoria Taylor, ahli gizi senior di British Heart Foundation, menjelaskan jika kacang-kacangan bisa menjadi panganan ringan yang baik –pengganti cokelat, kue, dan biskuit. Hal ini disebabkan lantaran kacang mengandung lemak tak jenuh, protein, dan berbagai vitamin serta mineral yang baik bagi metabolisme tubuh.
“Ini merupakan kaitan yang menarik, kita masih perlu penelitian lebih lanjut guna mengkonfirmasi apakah kacang yang melindungi kesehatan jantung, atau ada aspek lain dari gaya hidup masyarakat,” ujarnya.
Mengkonsumsi kacang dengan rasa yang polos mampu menjaga kadar garam dan asupan gula tetap rendah –ketimbang kacang yang memiliki citarasa manis, asin, kering-panggang atau yang berlapis coklat. (Sugiharto Purnama/SM)
