Suasana prosesi wisuda gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Hj. Kartimi Kridhoharsojo tepatnya di Aula Utama Unisba pada Sabtu, (22/8). (Foto: Violetta Kahyang Lestari Fauzi/SM).
Suaramahasiswa.info, Unisba- Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Pelantikan Doktor, Magister, Profesi, dan Sarjana Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu, (22-23/8) di Gedung Hj. Kartimi Kridhoharsojo.
Pada wisuda kali ini, Unisba melantik sebanyak 1.536 wisudawan dengan rincian hari pertama sebanyak 756 wisudawan dan hari kedua sebanyak 780 wisudawan. Selain itu, prosesi acara dilakukan sebanyak dua sesi setiap harinya, dengan sesi pertama pada pukul 06.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) dan sesi kedua pada pukul 12.15 WIB.
Selanjutnya, pada hari pertama prosesi wisuda diisi oleh Fakultas Syariah, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Kedokteran. Sementara itu, pada hari kedua diikuti oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Farmasi dan Sains, Fakultas Dakwah, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Komunikasi.
Kepala Sekretariat Pimpinan dan Kehumasan Unisba, Ratri Rizki Kusumalestari, mengatakan prosesi wisuda gelombang II berjalan dengan lancar. Menurutnya, kelancaran tersebut didukung oleh persiapan yang telah dilakukan sejak dua bulan sebelum pelaksanaan, termasuk rapat koordinasi dan gladi resik yang melibatkan wisudawan serta pihak terkait.
“Sehingga kendala-kendala kecil tuh sudah langsung bisa tertangani gitu, kita juga dibantu sama protokoler (Korps Protokoler Mahasiswa Unisba, Red) kan, terutama tadi banyak untuk wisuda itu banyak dibantu” ujarnya saat diwawancarai pada Sabtu, (22/8).
Meski demikian, Ratri menyebut sempat terdapat kendala pada sistem Penomoran Ijazah dan Sertifikat Profesi Nasional (PISN) yang saat itu tengah dalam perbaikan. Namun, kendala tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
Pembagian sesi wisudawan ke dalam beberapa sesi dilakukan dengan menyesuaikan jumlah mahasiswa yang mendaftar dari masing-masing fakultas. Pengaturan tersebut dilakukan agar jumlah wisudawan dalam setiap sesi tidak terlalu padat sehingga prosesi dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Lebih lanjut, Ratri menuturkan bahwa prosesi wisuda kali ini turut menghadirkan guru dari sekolah mahasiswa yang berprestasi. Selain itu, terdapat penayangan animasi Karim dan Aminah serta penyampaian pesan dari alumni melalui tayangan video.
Adapun lulusan tercepat pada wisuda gelombang II ini diraih Muhammad Farhan Faiz Mubarok dari Fakultas Ilmu Komunikasi dengan masa studi 3 tahun, 4 bulan, 21 hari. Sementara itu, untuk lulusan termuda diraih Nazwa Zahratunnisa dari Fakultas Kedokteran yang lulus pada usia 20 tahun, 10 bulan, 21 hari.
Salah satu wisudawan dari Fakultas Psikologi angkatan 2022, Anggita Elviani Putri Sakri, mengaku senang setelah resmi menyandang gelar sarjana. Ia menilai, gelar tersebut juga membawa tanggung jawab baru bagi dirinya.
“Ada gelar yang baru juga tanggung jawab yang gede, ya, dan udah siap buat keluar ke dunia dewasa gitu, bukan dunia dewasa sih, dunia kerja,” tuturnya saat diwawancarai pada Sabtu, (22/8).
Sementara itu, wisudawan dari Fakultas Hukum angkatan 2022, Akmal Fauzan Kusnadi, menilai pelaksanaan prosesi wisuda berjalan lancar. Namun, ia menyoroti persoalan parkir yang masih perlu diperhatikan, terutama bagi orang tua wisudawan yang sudah lanjut usia dan kesulitan berjalan jauh.
“Terkhususnya orang tua banyak juga yang udah tua banget gitu, maksudnya tidak kuat jalan buat provide jalan jauh gitu jadi mungkin agak bisa dipikirkan buat parkiran.” jelasnya pada Sabtu, (22/8).
Terakhir, Akmal berharap gelar yang diraihnya dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Senada, Anggita juga berharap gelarnya dapat berguna untuk masyarakat dan seluruh wisudawan dapat terus berkembang setelah menyelesaikan pendidikan di Unisba.
Reporter: Siti Nur Halizah/SM
Penulis: Siska Vania/SM
Editor: Violetta Kahyang Lestari Fauzi/SM
