Sinergi Pemuda Lokal-Internasional untuk UMKM Bandung.
Bandung, 7 Februari 2026, AIESEC in Bandung telah selesai menghadirkan program pengembangan kepemimpinan bagi anak muda melalui Local Volunteer Winter Peak 2025/2026, sebuah rangkaian kegiatan volunteering yang dirancang untuk membekali local volunteer (LV) sebelum terjun langsung ke proyek sosial berskala internasional.
Program Local Volunteer Winter Peak berlangsung selama tiga minggu, mulai dari 6 Desember 2025 hingga 21 Desember 2025 dengan fokus pada pembekalan pengetahuan, penguatan nilai, serta pengembangan keterampilan peserta. Rangkaian ini menjadi tahap awal sebelum para local volunteer melanjutkan perjalanan volunteering mereka dalam program utama bertajuk “On The Map”, yang berlangsung selama empat minggu mulai Januari, bersama exchange participant (volunteer internasional).
Pembekalan Terstruktur untuk Local Volunteer
Selama tiga minggu pelaksanaan Winter Peak, para local volunteer mengikuti berbagai agenda pembekalan dalam format bootcamp dan sesi pengembangan diri, yang dirancang secara bertahap dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan Kickstart Your Local Volunteer Journey, yang memperkenalkan AIESEC secara menyeluruh, termasuk nilai organisasi, gambaran umum Local Volunteer program, standar program, deskripsi pekerjaan, serta aturan pendukung lainnya. Sesi ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai local volunteer.
Selanjutnya, SDGs Sparks menghadirkan pengenalan mendalam mengenai Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus pada Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Melalui sesi ini, peserta diajak untuk melihat bagaimana kontribusi nyata mereka dapat menciptakan perubahan yang berdampak melalui proyek yang akan dijalankan.
Pada Empowerment for Impact, peserta mengikuti workshop berbasis praktik yang bertujuan mengembangkan hard skills sesuai kebutuhan proyek. Sesi ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas teknis local volunteer agar mampu memberikan dampak yang lebih kuat di tingkat lokal.
Pembekalan dilanjutkan dengan Speak Up, Stand Out! & Wonder of Bandung, sebuah workshop dinamis yang berfokus pada penguatan kemampuan komunikasi dan storytelling. Peserta dilatih untuk menyampaikan narasi yang kuat dan relevan, sekaligus menjembatani perbedaan budaya saat berinteraksi dengan exchange participant.
Penguatan Kolaborasi dan Pemahaman Budaya
Selain bootcamp, Local Volunteer Winter Peak juga menghadirkan agenda Cross Cultural, yaitu sesi interaktif yang menggunakan metode empathy mapping dan role play untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya. Agenda ini bertujuan membangun komunikasi yang efektif serta meningkatkan adaptabilitas peserta dalam lingkungan multikultural.
Agenda lainnya, Let’s Get Closer!, dikemas sebagai sesi yang menyenangkan dan interaktif untuk membangun keakraban, semangat tim, serta hubungan interpersonal yang kuat antar peserta. Sesi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan proyek yang kolaboratif dan suportif.
Menuju “On The Map”: Kolaborasi Lokal dan Global
Setelah rangkaian Local Volunteer Winter Peak 2025/2026, para peserta melanjutkan keterlibatan mereka dalam program On The Map, sebuah kegiatan volunteering kolaboratif antara local volunteer dan exchange participant. Program ini berfokus pada pendampingan dan pengembangan UMKM di Bandung, dengan tujuan meningkatkan kapasitas bisnis lokal melalui perspektif global dan kerja sama lintas budaya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, AIESEC in Bandung mengadakan LC Debrief, sebuah sesi yang berfokus pada LEADs management dari Local Volunteer menuju program AIESEC ELD (Experiential Leadership Development). Agenda ini mencakup sesi berbagi dan pengenalan produk yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan local committee (LC) saat ini.
Melalui Local Volunteer Winter Peak 2025/2026, AIESEC in Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pengembangan kepemimpinan bagi anak muda, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan lokal melalui kolaborasi global yang berkelanjutan.
