Suaramahasiswa.info, Subang – Sekitar 4.000 rumah dari 12 kecamatan di Kota Subang yaitu Blanakan, Ciasem, Sukasari, Pusakanagara, Legon Kulon, Pusaka Jaya, Pamanukan, Compreng, Binong, Tambakdahan, Pagaden, dan Pabuaran terendam hingga minggu terakhir di bulan Januari ini. Sejak hujan yang terus mengguyur daerah Pantura, Pamanukan, Subang Sabtu (18/01), menyebabkan sungai Cipunagara meluap dan membuat tanggul Cigadung di daerah Tambakdahan kecamatan Cibinong jebol.
Masyarakat Subang bergotong royong mengevakuasi para korban untuk terhindar dari musibah yang merendam 1.935 hektar sawah. Secara langsung melumpuhkan perekonomian warga sekitar yang bermata pencaharian sebagai petani.
Ade Juhendar (53th) selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Pusakanagara menuturkan bahwa awalnya ketinggian banjir adalah tiga meter yang sempat surut setinggi pinggang badan orang dewasa. Tidak bertahan lama kembali naik,
“Ketinggian banjir hampir 3 meter dari Dusun Galian desa patimban, Kemaren ada dua hari enggak hujan sempat surut hampir satu meter (sepinggang), kondisi sekarang sudah naik lagi karena hujan terus menerus,” tuturnya saat dijumpai Suara Mahasiswa Rabu (29/01) di kantor kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. (Adil Nursalam/SM)
Foto : antaranews.com
