Salah satu pengisi acara tengah memeriahkan sosialisasi anti kekerasan dalam pengadilan yang diselenggarakan oleh Stuba, pada Jumat (27/11) di Pelataran Aquarium. (Wulan/SM)
Suaramahasiswa.info, Unisba- Sosialisasi anti kekerasan dalam pengadilan digelar oleh Stuba pada Jumat (27/11) di Pelataran Aquarium. Kegiatan bertemakan ‘Melawan Kekerasan di Pengadilan’ ini terwujud atas kerjasama dengan Komisi Yudisial dan Lembaga Bantuan Hukum. Pendidikan yudisial, diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mereka tahu bagaimana beracara yang baik dan benar pada saat pengadilan berlangsung.
Jaja Ahmad Jayus menjelaskan, orang-orang yang hadir saat persidangan dihimbau agar tertib dan tidak mengganggu proses peradilan. Jangan sampai mereka mempengaruhi interfensi pengadilan. “Masyarakat jangan sampai mempengaruhi interfensi pengadilan, sehingga hakim dalam memutuskan suatu perkara betul-betul berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam persidangan,” tutur anggota Komisi Yudisial tersebut.
Siti Chadijah Boang Manalu, salah seorang penonton dari Universitas Islam Sumatera Utara turut mengungkapkan pendapatnya. Ia mengatakan, acara yang mengedukasi mengenai hukum sangat penting. Terutama bagi mahasiswa, mereka harus paham adab dalam sebuah pengadilan. “Kita sebagai mahasiswa harus mengerti bagaimana jalannya sebuah pengadilan dan mencegah kekerasan didalamnya,” ujarnya. (Rifka/SM)
