Sudah dua minggu unit kegiatan mahasiswa Unisba membuka stand pendaftaran anggota baru. Ada yang hanya memasang karton, meja, kursi dan berkas pendaftaran. Tapi ada juga yang memamerkan sejumlah peralatan pendakian, seperti kelompok mahasiswa pecinta alam di Ruang Aquarium Unisba, Kamis (20/10).
Setidaknya ada lima stand kegiatan mahasiswa yang dibuka. Diantaranya, Resimen Mahasiswa (Menwa), Mahasiswa Pecinta Alam (Mapenta), English Learners Community (ELC) dan Pers Suara Mahasiswa (SM). Rata-rata membuka stand di Ruang Aquarium yang menjadi pusat gaul mahasiswa Unisba.
Stand ELC misalnya, cukup menarik perhatian. Hal in terlihat banyaknya mahasiswa yang berkumpul di depan stand. “Ada yang hanya sekedar tanya-tanya mengenai ELC tapi ada pula yang ikut daftar. Kami juga senang dengan antusias mereka,” ujar Ira, salah satu anggota ELC, yang menjaga stand.
Untuk menarik minat mahasiswa, klab bahasa Ingris ini membuat program Training English Skill. “Kami akan melaksanakan pelatihan di Villa Cikalong, Pengalengan.” Hanya menurut Ira, ELC belum bisa memastikan kapan pelaksanaannya. Program in bertujuan agar mahasiswa Unisba lancar berbahasa Inggris.
“Saya bergabung dengan ELC ini karena ingin belajar bahasa Inggris dengan lancar,” kata Haltowan, mahasiswa Fakultas Ekonomi Unisba.
Berbeda dengan unit kegiatan yang lain, Menwa membuka pendaftaran di depan kantornya sendiri. “Kami sengaja membuka pendaftaran di kantor sendiri dengan harapan mahasiswa bisa langsung mengenal Menwa lebih dekat,” ujar Indri, sekretaris Menwa.
Indri juga menyatakan rasa gembiranya melihat antusias mahasiswa baru yang ingin menjadi anggota Menwa. “Mayoritas mahasiswa dari fakultas Hukum dan Ekonomi yang banyak mendaftar.
Menwa merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa yang aktif. Organisasi ini berdiri 23 Agustus 1976. Kini anggota aktif Menwa Unisba berjumlah 15 orang.[] (Yanyan Andriyan/SM)
