Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Hati-Hati Krisis Percaya Diri
  • ALL POST
  • Berita Harian

Hati-Hati Krisis Percaya Diri

Suara Mahasiswa Maret 13, 2014

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah yang menyebutkan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri. Namun jangan salah mengartikan hal ini, ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk membiasakan hidup mandiri agar kita terbiasa untuk tidak bergantung pada orang lain. Kebiasaan menggantungkan diri pada orang lain dapat menimbulkan hilangnya rasa percaya diri.

Apakah kalian termasuk orang yang tidak percaya diri? Misalnya, pada saat presentasi. Perasaan tidak percaya diri ini kerap kali muncul ketika harus melakukan hal baru atau sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Situasi saat kita dihadapkan dengan banyak orang memang selalu memicu rasa tidak percaya diri, biasanya disebut gugup. Ketika ketidakpercayaan diri itu mengakibatkan kita sulit untuk membuat keputusan dalam kehidupan sehari-hari dan takut kehilangan kepercayaan dari orang lain, harus kita waspadai.

Menurut Stephani Raihana Hamdan, dosen psikologi Unisba, Dependent Personality Disorder (DPD) adalah suatu kondisi kesehatan mental dimana seseorang terlalu banyak bergantung pada orang lain –guna memenuhi kebutuhan emosional dan fisik. Gangguan kepribadian dipenden ini bersifat jangka panjang. Penderita merasa tidak percaya akan kemampuannya dalam membuat keputusan. Hal ini dapat ditandai dengan ketidakmampuannya untuk menyendiri dan selalu cemas.

“Dalam melakukan suatu hal saya sering tidak percaya diri, menurut saya itu hal yang wajar. Lagian saya tidak terus-menerus gak percaya diri, hanya dalam situasi tertentu saja, misalnya saat presentasi,” ujar Restialopa, mahasiswi Fikom 2012.

Ada lima kriteria yang menunjukan seseorang menderita DPD, yaitu; memiliki kesulitan membuat keputusan sehari-hari, selalu memerlukan saran dan jaminan dari orang lain, kebutuhan orang lain bertanggung jawab atas sebagian besar wilayah utama hidupnya, segera mencari hubungan lain sebagai sumber perawatan dan dukungan ketika hubungan dengan orang lain itu berakhir, merasa tidak nyaman atau tidak berdaya saat sendirian, tidak adanya saran dari orang lain membuatnya takut karena tidak dapat merawat dirinya sendiri, dan memiliki kesulitan mengekspresikan ketidaksetujuan pendapat dengan orang-orang karena takut kehilangan dukungan atau persetujuan.

Para ahli menyebutkan kedua faktor biologis dan perkembangan dapat memicu keadaan tersebut, misalnya memiliki orang tua yang overprotectif. “Faktor yang sangat mempengaruhi DPD ini adalah keluarga dan lingkungan,” ujar Stephani.

Individu dengan gangguan kepribadian DPD ini sebelumnya pernah dipermalukan secara sosial oleh orang lain atau pernah mengalami hal yang buruk. Hingga saat ini memang belum ditemukan cara penyembuhan yang efektif bagi penderita DPD. Namun dukungan mental dari keluarga, lingkungan sekitar, juga penanganan dari dokter dan psikiater dapat membantu dalam proses penyembuhan. Hal yang terpenting adalah jagalah pikiran dan selalu percaya terhadap kemampuan diri sendiri. (N. Nita Siti/SM)

 

 

 

Tags: Desyane Putri krisis percaya diri Suara Mahasiswa Unisba

Continue Reading

Previous: Konsumsi Kacang Bantu Perpanjang Usia
Next: [SM TV] Pelantikan Senat Mahasiswa Unisba 2014

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”
  • Berita
  • Berita Kampus

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”

April 19, 2026
Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial
  • Advertorial

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial

April 11, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.