Panitia Kawula17 dari PP17 dan AIESEC in Unpad bersama siswa-siswi SMK Insan Unggul dalam Kegiatan Kawula17 Goes to School pada Kamis, (18/09) .
Yayasan Pelopor Pilihan Tujuh Belas (PP17), bekerja sama dengan AIESEC in Unpad untuk melaksanakan program Kawula17 Goes to School di SMK Insan Unggul, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung pada Kamis, (18/9) lalu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami isu lingkungan dan sosial di sekitar mereka.
PP17 mengangkat topik ini karena melihat betapa pentingnya menanamkan kemampuan analitis kepada siswa sejak dini. Di tengah banyaknya masalah sosial, kemampuan mengidentifikasi permasalahan, memahami akar penyebab, dan merumuskan solusi merupakan keterampilan penting untuk membentuk generasi yang aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Kegiatan diikuti oleh 111 siswa dan terdiri dari penyampaian materi, diskusi kelompok, wawancara lapangan, serta pengerjaan lembar kerja terstruktur seperti 5 Whys, Stakeholder Mapping, dan How Might We. Fasilitator dari PP17 bersama trainers AIESEC in Unpad memandu siswa dalam proses observasi hingga presentasi akhir solusi.
Program ini menghadirkan pendekatan pembelajaran yang berbeda karena siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga melakukan pengumpulan data langsung dari lingkungan sekolah. Metode tersebut menghasilkan solusi konkret yang dirumuskan langsung oleh peserta berdasarkan analisis mereka.
Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu lingkungan, memperkuat kemampuan analitis, dan membangun keberanian dalam menyampaikan pendapat. Peserta menyampaikan kesan positif selama mengikuti kegiatan. “Kegiatan ini membuat saya lebih berani berpikir kritis dan memahami masalah di sekitar saya,” ungkap salah satu siswa.
PP17 dan AIESEC in Unpad mengajak institusi pendidikan serta pemangku kepentingan lainnya untuk terus mendukung program pengembangan kapasitas pemuda dan membuka ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan problem-solving.
Penulis: Abigail Ghaissani Prafesa
