Ratusan relawan yang tergabung dalam LSM WWF (World Wildlife Fund) sedang menggelar aksi flash mob di kawasan CFD Dago, Minggu pagi (12/01). Kegiatan yg didukung oleh Komunitas Earth Hour Bandung dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLDH) ini merupakan bentuk sosialisasi dan ajakan peduli lingkungan. (Foto : Regina Aristiana/SM)
Suaramahasiswa.info, Bandung –World Wildlife Fund (WWF) Indonesia menggelar aksi aksi flash mob di kawasan Car Free Day (CFD) Dago, Minggu pagi (12/01) dalam rangka peluncuran Bumi Panda sebagai rumah lingkungan hidup. Lebih dari seratus member aktif WWF mengikuti longmarch dengan menyusuri Dago menuju Taman Dewi Sartika. Sebanyak 12 peserta berkostum panda yang merupakan ikon WWF mengajak publik untuk melakukan aksi kebersihan di sekitar kawasan Taman Dewi Sartika.
Kegiatan ini didukung oleh berbagai komunitas peduli lingkungan seperti Komunitas Earth Hour Bandung dan Badan Pengelola Lingkugan Hidup Daerah (BPLHD) Bandung. “WWF hadir di Kota Kembang agar lebih dekat dengan para supporter yang selama ini begitu mencintai dan mendukung kerja konservasi kami,” ungkap Devy Suradji, Direktur Marketing WWF-Indonesia.
Christian Natalie, Koordinator Earth Hour Bandung, menyatakan bahwa komunitasnya selalu mendukung aksi yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan. “Kami bersama WWF-Indonesia bersuka cita atas rencana keberadaan Bumi Panda di Kota Juara ini. Kami berharap warga Bandung dapat ikut merayakan aksi ini,” tuturnya.
Bumi Panda yang berlokasi di Jl. Geusan Ulun No 3, Dago Bandung ini merupakan rumah informasi mengenai lingkungan hidup. Rencananya Bumi Panda ini baru akan resmi dibuka pada 24 Januari 2014 mendatang. Pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi sejarah dan konservasi tetapi juga dapat mempelajari beragam ekosistem alam, spesies langka yang dilindungi, gaya hidup lingkungan ramah dengan media dan aktivitas yang interaktif. (Regina Aristiana/SM)
