Foto : Istimewa. Gedung Perkuliahan Unisba
Suaramahasiswa.info, Unisba – Pelaksanaan pelantikan wisuda sarjana September bulan ini, akan digelar dua hari, Sabtu (7/9) dan Minggu (8/9) di gedung Hj.Kartimi Kridhoharsojo (Aula UNISBA) Jln. Tamansari 1 Bandung. Pihak Universitas pun berbenah untuk menggelar acara sakral tersebut. Tak terkecuali calon Wisudawan dan Wisudawati yang akan dilantik menjadi wisuda sarjana nanti.
Calon Wisudawati Fakultas MIPA Farmasi, Mentari Luthfika Dewi mengaku dirinya segera mempersiapkan mental. Dirinya harus menanggung gelar yang mana hasil kerja kerasnya selama 4 tahun. “Gelar yang harus dipertanggung jawabkan, bahwa memang kita pantas menyandangnya, harus berguna bagi sesama, juga semoga jadi ladang ibadah kita ketika ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat,” ungkapnya saat dihubungi Suara Mahasiswa.
Disisi persiapan yang sedang dilakukan pihak Universitas, Mentari mengeluhkan tempat pelaksanaan pelantikan wisuda sarjana di aula Unisba, yang besarnya tidak seberapa. “Kebayang dong kenyamanannya kaya gimana? ditambah buat orang tua pasti itu enggak nyaman, orang tua enggak bisa lihat langsung prosesi anaknya dilantik, paling dari screen ya, jadi kurang nyampe gitu harunya dan bangganya,” keluhnya.
Muhammad E. Fuady selaku Humas Unisba menyikapi hal tersebut, ia menganggap bahwa sah-sah saja bila mahasiswa mengeluhkan hal tersebut. Namun, pelaksanaan pelantikan wisuda di gedung sendiri memiliki filosofi sendiri, disisi lain merupakan kebijakan kampus.
“Hal tersebut berkaitan dengan kebijakan kampus dan ada filosofinya, jadi kita berkeinginan mahasiswa diterima di Unisba, keluar juga di Unisba, kita kan punya gedung sendiri, aula sendiri, berbeda dengan Universitas lain yang tidak mempunyai gedung sendiri,” papar Fuady.
Selain itu, pelaksanaan pelantikan wisuda sarjana di luar akan memerlukan biaya yang semakin membengkak. Disamping itu, di gedung sendiri, memiliki kebanggan untuk ditanamkan dalam diri setiap Wisudawan dan Wisudawati Unisba. “Biar khidmat, Wisudawan berada di dalam gedung sendiri, pride kebanggan sendiri,” tambahnya.
Disisi keluhannya, Mentari Luthfika Dewi mengharapkan Unisba lebih baik dan maju. “Harapannya, semoga Unisba makin maju menjadi Universitas terkemuka yang enggak kalah sama Universitas-universitas negeri. Terkemuka karena prestasinya, juga karena titelnya Universitas Islam, semoga dapat memlahirkan generasi muda muslim yang tidak hanya cerdas tapi juga shaleh dan 3M mujahid mujtahid dan mujaddid,” Harap Mentari yang juga menyandang IPK tertinggi di Fakultas MIPA Unisba. (Adil Nursalam/SM)
