Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Kampanye Hitam di Mata Anak Muda
  • Berita Harian

Kampanye Hitam di Mata Anak Muda

Suara Mahasiswa Juni 23, 2014

Suaramahasiswa.info.Bandung – Pemilihan Presiden akan dilaksanakan pada 9 Juli mendatang, sudah banyak persiapan yang akan dilakukan. Mulai dari kampanye hingga debat Capres dan Cawapres. Semua ini dilakukan agar masyarakat lebih mengenal siapa calon pemimpin Indonesia lima tahun kedepan. Namun, merebaknya sosial media di era sekarang ini, menimbulkan banyak cara untuk memenangkan pemilu di tahun 2014. Salah satunya yaitu kampanye negatif atau biasa disebut kampanye hitam. 

Tampaknya ini bukan hal yang tabu untuk dibicarakan, sosial media dijadikan alat untuk menjatuhkan lawannya. Bahkan menurut informasi yang didapat, terdapat puluhan ribu akun twitter palsu yang beredar. Hal ini tentunya dimaksudkan untuk menunjukkan kelebihan dan kelemahan dari kedua pasang capres dan cawapresnya. Sehingga, informasi-informasi tersebut akan dikonsumsi oleh publik, terlebih kepada anak muda yang notabennya aktif di dunia maya.

Hervinasilmi Efendi, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia ini, mengatakan bahwa kampanye di sosial media dirasa cukup efektif. Menurutnya hal ini positif, apabila informasi yang beredar dapat disaring untuk memilih mana yang patut diambil. “Ya demi kemajuan bagus di medsos jadi banyak yang tau, asal kampanye dengan baik dan benar,” tutur mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Jepang itu.

Lain halnya dengan Hervina, Zamzam Nurzaman, mengatakan bahwa dampak dari kampanye di sosial media itu kurang baik. Hal ini disebabkan sering terjadi konflik diantara kedua pendukung capres dan cawapresya. “Kalau saya gak terlalu fanatik, jadi belum ngejagoin siapa-siapa,” tukas mahasiswa Teknik Informatika Unikom tersebut.

Setelah banyaknya kejadian seperti ini, diharapkan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), dapat segera bertindak. Hal ini dikarenakan Kominfo memiliki otoritas untuk mendeteksi lalu lintas yang terjadi di media elektronik. Jadi, tentukan pilihan sesuai dengan hati nuranimu. Jangan banyak terpengaruh oleh kampanye hitam dan harus melek terhadap informasi yang beredar. (Intan S/SM)

Tags: #pemilu capres cawapers Index kampanye hitam suaramahasiswa.info winda

Continue Reading

Previous: [SMTV] Pasar Seni dan Antik Bandung
Next: [Foto] Semarak ESTETIKA

Hal Terkait

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus
  • Berita
  • Berita Harian

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus

September 5, 2026
Sejumlah PKL di Tamansari Diimbau Rapikan Lapak untuk Kembalikan Fungsi Trotoar
  • Berita
  • Berita Harian

Sejumlah PKL di Tamansari Diimbau Rapikan Lapak untuk Kembalikan Fungsi Trotoar

Agustus 30, 2026
JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

September Hitam dan Keadilan yang Mati
  • Alternatif
  • Artikel

September Hitam dan Keadilan yang Mati

September 7, 2026
Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus
  • Berita
  • Berita Harian

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus

September 5, 2026
Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan
  • Film
  • Review

Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan

September 3, 2026
Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi
  • Opini

Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi

September 1, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.