Gerbang Pertama Anggota Isola Pos

Pada hari pertama, acara dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00. Sebelum materi dimulai, suasana di ruangan tersebut terasa fun, karena mereka mengadakan games terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan di sela-sela waktu kosong acara. Materi yang diajarkan berupa sejarah pers, elemen jurnalistik,  penulisan berita, dan reportase-wawancara. Materi pertama diterangkan oleh Dosen UPI, Andi Suwirta. Beliau menceritakan bagaimana pers di Indonesia saat jaman Belanda dahulu, hingga pers masa kini.

Di sela waktu, Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung (FKPMB) yang diwakili oleh Riandy Hidayat dan Oryzandi, turut memperkenalkan diri pada para calon anggota Isola Pos. Riandy yang akrab disapa Ucay ini menjelaskan sedikit mengenai seluk beluk FKPMB dan beberapa kegiatannya. “Hidup pers mahasiswa!! Hidup pers mahasiswa!! Hidup pers mahasiswa!!” teriak Sekjen FKPMB ini di akhir perkenalannya, diikuti oleh para peserta acara.

Septiawan Santana, Dosen Fikom Unisba turut hadir dalam acara ini sebagai pemateri kedua, yaitu mengenai Sembilan Elemen Jurnalisme. Berbagai hal yang harus dilakukan oleh seorang jurnalis sejati, Beliau jelaskan dengan akrabnya pada para peserta. Beliau menjelaskan, bahwa media itu seharusnya bekerja dengan niatan yang seharusnya, yaitu memberikan informasi kepada masyarakat, bukan karena niatan lain semisal mengejar banyak keuntungan atau memojokkan media lain. “Kebetulan aja gua ada waktu, vertigo gua gak begitu ini, (Kambuh – Red) jadi kalo ditanya perasaan ya biasa aja, karena kebetulan aja,” ujarnya.

“Saya kira itu hal yang positif, karena kalau mahasiswa melibatkan diri di dunia pers khususnya pers kampus, itu artinya dari sisi SDM sudah sangat bagus, bahwa tingkat pendidikan yang baik bagi calon wartawan itu juga akan mempengaruhi kualitas media yang dia kelola,” ujar Andi Suwirta ketika ditanya mengenai TPJM. Ratih Ika pun berharap agar terbentuknya jiwa-jiwa baru yang Loyal pada Unit Pers Mahasiswa.