Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Alternatif
  • Artikel
  • Yuk Nyoblos, Jangan Golput
  • Artikel

Yuk Nyoblos, Jangan Golput

Suara Mahasiswa Juli 8, 2014

Oleh : Muhammad Iqbal Nur Hakim, Mahasiswa Fakultas Hukum 2009

 

Setelah melakanakan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014 untuk memilih calon legislative baik DPR-RI, DPRD Daerah (Propinsi, Kabupaten/Kota), maupun DPD. Kini Negara kita akan melaksanakan pemilihan kembali, tetapi kali ini berbeda dengan pemilihan umum yang lain dan ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia, yaitu pemilihan presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014.

Kenapa sih Pilpres ini selalu rame dan ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia? Ternyata jawabannya sederhana, ingin ada perubahan. Yah, begitulah jawaban dari setiap masyarakat dari dulu sampai sekarang. Tapi ngomong-ngomong, perubahan apa sih yang diinginkan oleh rakyat Indonesia?. Banyak sekali dari mulai ekonomi, sosial, pendidikan, penegakkan hukum dan lain sebagainya.

Biasanaya pemilihan Presiden tidak ada bedanya dengan pemilu legislatif, karena sama-sama diselenggarakan lima tahun sekali. Namun inilah momen yang selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena selain pergantian Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga seperti yang saya sebutkan, ingin ada perubahan. Tapi ada juga yang menginginkan Presiden jadi dua kali periode bila dihitung bisa mencapai 10 tahun, itu menandakan Rakyat Indonesia masih memiliki kepercayaan kepada Presiden yang selama ini didukung.

Dalam tulisan kali ini, dari saya hanya sederhana saja. Yuk gunakan hak pilih kita untuk menyoblos pada tanggal 9 Juli besok dan jangan sampai tidak milih apalagi sampai golput, karena banyak sekali masyarakat diantara kita yang menginginkan tidak menggunakan hak pilih atau golput disebabkan karena kecewa dengan pemerintah dan para pejabat yang selama ini tidak ada perubahan dalam membawa bangsa Indonesia lebih baik. Bahkan ada pihak luar yang mengajak untuk golput, kalau tidak terdaftar ataupun tempatnya harus segera diurus agar bisa menggunakan hak pilih.

Sebenarnya pilihan golput merupakan cara bunuh diri, mengapa? Karena dengan cara seperti itu maka orang-orang yang tidak bertanggung jawab akan menguasai Negeri ini. Jadi jangan salahkan pemimpin jahat apabila berbuat semena-mena, tetapi introspeksi diri juga karena orang-orang baik kebanyakan diam dan cuek membiarkan orang jahat memberikan peluang untuk memimpin negeri ini.

Saya mengutip dari DR. Hamid Fahmi Zarkasyi (Ketua Umum Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia sekaligus rujukan pemikiran Islam saya selama ini) mengatakan: “Jika kalian tidak memilih karena kecewa dengan partai atau pejabat bahkan presiden, itu hak anda. Tetapi apabila tidak jutaan umat Islam Indonesia tidak memilih, maka orang-orang  sekuler, liberal, atheis, dan orang-orang jahat lainnya akan menguasai anda semua. Niatkanklah untuk beramal meski tidak sesuai dengan harapan”. Beliau juga menambahkan “Kejahatan yang terorganisi akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir”.

Begitulah kondisi saat ini di negeri kita Indonesia, karena banyak sekali orang-orang jahat dan tidak bertanggung jawab akan menguasai negeri ini terlebih orang-orang sekuler, liberal, atheis sudah siap menghantam umat Islam Indonesia dengan berbagai macam cara salah satunya masuk ke pemerintahan.

Oleh karena itu, kita sebagai orang baik jangan sampai diam saja melihat situasi Negara Indonesia yang sedang genting ini. Niatkan kita memilih dengan tujuan membawa perubahan karena Allah SWT. Meskipun tidak sesuai dengan realiata tetapi niat kita sudah baik dan benar. Dan itu bisa menjadikan suatu nilai ibadah.

Tags: @suaramahasiswa artikel Golput Index khalida pilpres

Continue Reading

Previous: Jeritan Proletar Untuk Demokrasi
Next: Mahasiswa Harus Sadar Hukum

Hal Terkait

Bayang-Bayang Penggeledahan di Tengah Aksi Mahasiswa
  • Alternatif
  • Artikel

Bayang-Bayang Penggeledahan di Tengah Aksi Mahasiswa

Juni 29, 2026
Euforia Konser di Tengah Tekanan Ekonomi Indonesia
  • Alternatif
  • Artikel

Euforia Konser di Tengah Tekanan Ekonomi Indonesia

Juni 12, 2026
Pergeseran Makna Kritik Sosial di Ruang Digital
  • Alternatif
  • Artikel

Pergeseran Makna Kritik Sosial di Ruang Digital

Juni 5, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK
  • Berita
  • Berita Kampus

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK

Juli 6, 2026
Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA
  • Berita
  • Berita Harian

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA

Juli 5, 2026
Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa

Juli 1, 2026
Bayang-Bayang Penggeledahan di Tengah Aksi Mahasiswa
  • Alternatif
  • Artikel

Bayang-Bayang Penggeledahan di Tengah Aksi Mahasiswa

Juni 29, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.