[Editorial] Montase Minor Unisba di September Ceria

September datang dengan segala keceriaannya. Disamping seharusnya jadi gerbang awal kedatangan musim hujan, rentang bulan ke-9 ini juga jadi cambukan untuk berseka di segala sektor.

Ekspetasi awal, terkait 3.000 mahasiswa baru yang akan memadati Unisba, ternyata hanya goal sekitar 3/4 nya. Namun tetap bukan jumlah yang sedikit mengingat bangunan yang dimiliki pun masih itu-itu saja. Rencana penyelesaian gedung baru di Tamansari 20, nyatanya belum menunjukan kata rampung. Sempat ditargetkan usai di bulan Agustus, tapi sekali lagi itu hanya ekspetasi dari Koko Heriadi sang Kabag. Sarana prasarana, di awal tahun ini.

Terlepas dari itu, sebagai seorang senior pun, mahasiswa 2014 mungkin tengah disibukan menjadi sosok seorang kakak. Pemandangan ini hanya kita dapatkan di fakultas tertentu pastinya, mengingat tak semuanya ingat dengan sistem kaderisasi. Bagi yang masih ingat dan mempraktekannya, alangkah indah bila masih tetap setia dengan sumpah mahasiswa juga konsep tri darma perguruan tinggi.

Unisba hari ini sudah cukuplah gaek, usianya lebih dari setengah abad. Era kejayaan mungkin belum pernah singgah, namun dari pada sibuk menyalahkan mereka yang berdasi, baiknya kita berkaca. Berkaca, apa yang bisa dibanggakan dari sekitar 125.000 mahasiswa yang menuntut ilmu disini?

Sebuah pertanyaan acak, yang tentu acak pula jawabannya.

Sekali lagi kami ucapkan selamat bergabung bagi engkau yang kemarin berpeci juga kerudung dan mengenakan jas biru langit. Tentu tidak berlebihan bila pengharapan kami (senior gaek) pada kalian, agar tetap memainkan dinamika kampus, ketimbang asik dibuai imaji, tak mampu sadarkan diri, bahkan untuk sekedar berdiri.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *