[OPINI] Gangguan Depresi yang Berakhir pada Bunuh Diri

Foto: .Net

Belakangan ini kabar duka menyelimuti penjuru dunia, dengan meninggalnya beberapa aktor musik papan atas. Dimulai dari kematian Vokalis Band Soundgarden Chris Cornell, Chester Bennington Linkin Park pada pertengahan bulan Juli, hingga kepergian personel Band Korea Selatan SHINee, Jonghyun. Kepergian aktor-aktor ini juga sempat menjadi trending topic dari sejumlah media sosial di tahun 2017 ini. 

Penulis mengamati, musabab kepergian tiga aktor tersebut pun memang dilatarbelakangi karena depresi. Berdasarkan dari situs Wikipedia, depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi Mayor. Beberapa gejala Gangguan Depresi Mayor adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, dan gangguan pola tidur.

Depresi pun merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri. Beberapa sebagian orang-orang menyebut solusi dari gelaja tersebut adalah dengan mendatangi ke psikiater, atau psikolog. Beberapa lainnya juga ada yang mengharuskan seseorang itu untuk datang ke pemuka agama agar diberikan siraman rohani. Berikut penulis jelaskan beberapa kematian yang dialami oleh band-band internasional di tahun 2017 ini.

  1. Chris Cornell

Dunia musik sudah berduka saat Vokalis Soundgarden dan Audioslave, Chris Cornell yang tampil pada Rabu (17/5) meninggalkan para fansnya selama-lamanya. Penyanyi asal Seattle tersebut dinyatakan meninggal setelah ditemukan tak bernyawa di kamar mandi MGM Grand Detroit Hotel usai menggelar konser dirinya itu.

Chris sudah terkapar di kamar mandi, dan dikabarkan telah melakukan bunuh diri karena ditemukan pita tipis dari katun yang melilit lehernya tersebut. Sebelum meninggal, Ia bahkan sempat berkicau di media sosial Twitter. Ia menuliskan “Akhirnya kembali ke Kota Rock!” tulisnya sembari memberi tagar #Detroit.

  1. Chester Bennington

Vokalis Linkin Park, Chester Bennington ini ditemukan sudah tak bernyawa lagi di kediamannya, Kamis (20/7) silam. Chester dikabarkan mengalami depresi berat yang mengakibatkan dirinya memilih untuk mengakhiri hidupnya. Ia pun digadang-gadang pengamat musik, meninggal dikarenakan mengikuti rekan temannya yang terlebih dahulu meninggal, Chris Cornell. Keesokan harinya, kabar tersebut ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial. Wafatnya Chester pun dipertanyakan banyak orang. Ketika hidupnya bergelimang segalanya, harta yang berlimpah, keadaan istri dan anak-anak yang baik berakhir tragis dengan adegan bunuh dirinya.

Beberapa hari sebelum mendiang Chester Bennington melakukan bunuh diri, ia terlihat aktif dan bahagia. Depresi tersebut pun tak terlihat sama sekali dari kesehariannya. Namun, nyatanya suatu kondisi menimpa Chester. Kegelapan itu mendatanginya, lalu mengubah pikiran dan akal sehat yang berujung pada bunuh diri.

  1. Kim Jonghyun

Beberapa bulan berikutnya, publik dikejutkan dengan meninggalnya personel dari band Korea Selatan SHINee, Jonghyun. Ia memutuskan untuk mengakhiri karirnya dengan cara bunuh diri. Saat ditemukan di apartemen, kondisi Jonghyun sudah tergeletak usai mengisap asap karbon monoksida dari briket yang dibakarnya pada Senin (18/12). Ketika dilarikan ke rumah sakit, dalam perjalanan Jonghyun akhirnya menghembuskan nafas terakhir dan meninggalkan keluarga, rekan SHINee juga para penggemar K-Pop.

Para fans fanatiknya yang berjuluk ‘Shawol’ itu pun merasa sangat sedih dan terpukul atas kematian idolanya itu. Sebelum kepergiannya, Jonghyun sempat mengirimkan pesan teks yang berisikan; “Biarkan saya pergi. Katakan kalau saya sudah melakukan yang terbaik, salam perpisahan terakhir,” tulis Jonghyun pada sang kakak. Usai personel Jonghyun wafat, lantas berita kematiannya menjadi viral di dunia maya.

Kepergian tiga tokoh publik ternama ini memang membuat media sosial menjadi ramai. Namun, kebanyakan yang ditemui komentar-komentar negatif bagi kaum agamis. Mereka (baca: kaum agamis) menyebut, orang yang bunuh diri akan masuk neraka selama-lamanya karena tidak mensyukuri hidup yang telah diberikan Tuhan.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari meninggalnya tokoh-tokoh tersebut. Maka dari itu marilah mulai membantu teman dan keluarga terdekat jika mereka ada suatu masalah. Jadilah pendengar yang baik, dan membantu apa yang bisa dilakukan tanpa harus menghakimi akan ayat-ayat agung dari Tuhan. Pada dasarnya hal itu tidak memberikan solusi nyata kecuali Anda adalah seorang Nabi yang diutus oleh Tuhan. Temani mereka dengan mendengarkan musik, menonton film dan hal-hal positif lainnya agar keadaan baik.

Solusi di atas memang tidak 100 persen berjalan ampuh, namun berusaha dan tetap yakin mengubahnya menjadi tolak ukur agar terhindar dari depresi bahkan aksi bunuh diri. Bunuh diri bukanlah menjadi penyelesaian suatu masalah, namun nantinya malah akan menjadi ladang masalah. Salam perpisahan dan selamat jalan untuk Chris Cornell, Chester Bennington, dan juga Jonghyun. Terimakasih telah menyadarkan arti dari depresi dan semoga tidak ada lagi orang yang mengalami penderitaan yang teramat sangat tersebut. Semoga kalian tenang di alam sana.

 

Ditulis oleh Raden Muhammad Wisnu Permana

Penulis adalah alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Jurusan Jurnalistik 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *