Rapat Akbar Mahasiswa Indonesia digelar di Bandung

Rapat akbar ini akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari 100 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia . “Hal ini mengindikasikan bahwa acara ini memperoleh antusiasme yang luar biasa dari kawan-kawan mahasiswa seluruh Indonesia ,“ ujar Bayu Apka Putra selaku Presiden Mahasiswa Unisba. 
Usman Sholehudin selaku ketua pelaksana menyatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk membangun konsolidasi serta memberikan pemikiran solutif terhadap kepemimpinan hari ini dan masa depan. Rapat akbar juga dilakukan untuk menjembatani aspirasi dan harapan mahasiswa Indonesia dari berbagai kampus terkait perumusan strategi kepemimpinan Indonesia masa sekarang dan yang akan datang.  
Acara yang juga akan dihadiri oleh berbagai elemen parpol ini diharapkan dapat menjadi benang merah atas permasalahan bangsa yang belum dapat terselesaikan.
Diskusi nasional sendiri akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama berupa diskusi perumusan strategi kepemimpinan nasional yang akan dihadiri oleh sejumlah pembicara dari partai politik, antara lain Edhy Prabowo (Fraksi Gerindra DPR-RI), Ahmad Doli Kurnia (DPP Partai GOLKAR), Marwan Ja’far (Ketua Fraksi PKB DPR-RI), Fuad Bawazier (DPP HANURA), Bima Aria (DPP PAN), Fahri Hamzah (F-PKS DPR-RI), dan Saan Mustofa (Anggota Fraksi Demokrat DPR-RI). Selain tokoh parpol, diskusi di termin pertama juga akan menghadirkan pembicara antara lain  Jenderal TNI (purn) Endriartono Sutarto (Mantan Panglima TNI), Marsekal Muda TNI (purn) Jeffrey Baadila (Penasihat BIN) sertta Prof Dr Edi Setiadi, SH, MH (Akademisi).
Pada sesi kedua, akan ada diskusi bertajuk “Reposisi Gerakan Mahasiswa” yang diisi oleh organisasi-organisasi mahasiswa ekstra Universitas. Sedangkan sesi ketiga akan diselnggarakan Rapat Akbar Mahasiswa Indonesia yang diharapkan akan menghasilkan konsensus bersama terkait solusi sejumlah permasalahan bangsa .
“Saat ini persiapan penyelenggaraan acara menjelang hari pelaksanaan sudah sangat optimal sehingga kami selaku panitia optimis mampu berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, yakni  menghasilkan solusi konkrit  atas permasalahan bangsa”, tutup Usman.