Menengok Peristiwa Penting Sepanjang 2019

Suaramahasiswa.info – Tahun demi tahun berganti, pelbagai hal terjadi. Disadari atau tidak, peristiwa yang terjadi sepanjang tahun 2019 adalah penting – bagi Suara Mahasiswa maupun elemen lain. Sebagai ucapan terimakasih kami untuk tahun yang berharga ini, Suara Mahasiswa merangkum hal-hal penting yang terjadi di dalam kampus biru dan juga luar kampus sepanjang 2019.

  1. Paslon 1 Menang Kursi Presma sampai BOMPAI Disanski dari Pemira

Perebutan kursi Presiden Mahasiswa (Presma) periode 2019-2020 dimenangkan oleh Pasangan Calon (Paslon) 1, Lutfi – Sulton yang mengalahkan Paslon 2, Tanto – Fuji. Dalam perjalanan selama pemilu, Tanto – Fuji awalnya memimpin jumlah suara. Namun di pencoblosan hari terakhir, Lutfi – Sulton menyalip dan akhirnya menang.

Namun sebelum Paslon 1 akhirnya menang, Ketua BOMPAI Ilham Adi Preassetia dinilai telah mencemarkan nama baik. Lewat pesan singkat pada 18 Februari 2019 agar mahasiswa tidak memilih Pasangan Calon (Paslon) 1. BOMPAI pun disanksi selama dua tahun tidak boleh mengikuti agenda pemira.

  1. Alat Parkir Sempat Beroperasi Lagi, Sekarang Redup Kembali

Pengoperasian alat parkir ini perdana setelah sekain lama tidak berjalan. Kepala Pengelola Parkir Unisba, Mulyadi menjanjikan pada Maret 2019, alat parkir di area lain akan berjalan. Nyatanya, hingga 2019 habis, alat parkir tersebut belum juga beroperasi di tempat lain.

  1. Awak LPM Suara USU Dipecat

Lagi-lagi untuk kesekian kalinya mahasiswa “dibungkam” karena berekspresi. Pada Rabu (26/3), Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu memberikan Surat Keputusan (SK) pemecatan 18 awak media Pers Mahasiswa Suara USU. Pembungkaman yang dialami Pers Mahasiswa Suara USU bukan tanpa alasan. Pembubaran ini dilakukan lantaran terbitnya sebuah karya cerpen berjudul “Ketika Semua Menolak Kehadiran Diriku di Dekatnya” oleh Yael Stefany Sinaga, Pemimpin Umum Pers Mahasiswa Suara USU.

Pembungkaman mahasiswa bukan pertama kali terjadi. Dalam satu dekade ini, tirto.id mencatat sejumlah upaya pembungkaman terhadap pers mahasiswa. Pada 2014, produk bulletin Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ekspresi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ditarik karena mengkritisi pelaksanaan Ospek. Pada tahun 2015, Majalah LPM Lentera dari Universitas Satya Wacana ditarik polisi dan rektorat karena memberitakan peristiwa 1965 di Salatiga.

Tahun 2016, LPM Poros Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan LPM Pendapa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dibredel oleh pihak rektorat kampusnya. Belum lagi pada tahun 2018, salah satu anggota dari LPM Suaka Universitas Islam Nusantara (UIN) Bandung, mendapat tindakan represif oleh aparat saat mengambil foto demonstrasi Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP).

  1. Juru Parkir Unisba Meninggal karena Mengalami Tabrak Lari

Juru parkir Universitas Islam Bandung (Unisba), Ojang Hidayat mengalami kecelakaan di Cinunuk, Kabupaten Bandung pada Senin (8/4) pukul 05.00 WIB. Rekan kerja Ojang, Undang menjelaskan bahwa Ojang mengalami tabrak lari oleh mobil ketika pergi menggunakan motor ke kampus Unisba.

Ojang sempat dinyatakan meninggal, tetapi memperlihatkan detak jantung. Beberapa waktu kemudian, Ojang kembali dinyatakan meninggal dunia.

  1. Akreditasi Internasional Demi Menjaring Pasar?

Lewat Accreditation Service for Internasional Colleges (ASIC), Unisba berhasil meraih akreditasi internasional. Akreditasi ini ditunjang beberapa aspek, meskipun luput di beberapa aspek. Dalam hal ini, Suara Mahasiswa melihat akreditasi yang diraih Unisba hanyalah gelagat untuk menjaring pasar.

  1. Mahasiswa Planologi Turun Tangan Atasi Masalah Parkir

Beberapa Mahasiswa Teknik Planologi merencanakan program jangka panjang mengenai lahan parkir motor dan mobil di Unisba. Mahasiswa Teknik Planologi 2016, Cheptian Wahyu Prabowo mengatakan hal ini dilakukan karena banyak keluhan dari mahasiswa mengenai kurang nya lahan dan seringkali tidak di gubris oleh pihak yayasan.

“Pihak yayasan kurang memberdayakan potensi kampus jadi kita ada itikad baik untuk bikin rancangan lahan parkir,” ujarnya saat diwawancarai di depan Sekretariat Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi pada Senin (22/7).

  1. Hafal 30 Juz, Maba Tunanetra Dapatkan Beasiswa Penuh

Ta’aruf tahun ini memiliki warna berbeda dari Ta’aruf sebelumnya. Salah satu mahasiswa baru memiliki prestasi di bidang al-Quran yang membawa ia mendapatkan beasiswa penuh hingga sarjana. Bukan hanya itu, ia pun menjadi mahasiswa yang mampu menginspirasi rekan mahasiswa lain, berkat kelebihan yang dimilikinya.

Nu’man Sabit,  Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 2019.  Nu’man merupakan sosok istimewa karena mampu menjadi hafiz Al-Quran meski menyandang tunanetra.

  1. Mundurnya Panitia PPMB Fikom

Program Pembinaan Mahasiswa Baru (PPMB) adalah wadah gotong royong antara fakultas dan mahasiswa dalam membina mahasiswa baru (maba). Namun mahasiswa dan birokrat Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) malah berseteru. Mahasiswa pun mundur dari kepanitiaan.

Mundurnya panitia PPMB juga pernah dialami oleh Fakultas Hukum (FH) tahun lalu. Menurut penjelasan mantan Ketua BEM FH 2018, Muhammad Rafi, keputusan undur diri dibuat karena konsep PPMB FH 2018 yang telah setengah jalan dan jumlah panitia yang terlampau banyak tidak sejalan dengan keinginan fakultas.

Suara Mahasiswa pun menyarankan agar PPMB Fikom belajar dari PPMB FH, karena berhasil menemukan win-win solution antara mahasiswa dan fakultas.

  1. Perkuliahan Reguler Pindah ke Ciburial

Beriringan dengan mulainya perkuliahan, Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) Unisba dialokasikan ke Kampus dua Unisba Ciburial. Hal tersebut rupanya dilatarbelakangi kurangnya fasilitas ruang kelas. Wakil Rektor I, Harits Nu’man menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bentuk perealisasian dari hasil Konsolidasi Persiapan Perkuliahan Tahun Akademik 2019/2020 yang digelar pada Kamis (5/9).

Menurut data hasil laporan konsolidasi, jumlah kelas yang tersedia di Tamansari, Pasca Sarjana, dan Ranggagading berjumlah 83 kelas, dengan total aktivitas perkuliahan mencapai 2.769. Sedangkan aktivitas yang bisa ditampung hanya 2.390 aktivitas, sehingga terdapat 379 aktivitas perkuliahan yang tidak tertampung. Hal tersebut yang membuat perkuliahan MKDU dialokasikan ke Ciburial.

  1. Demonstrasi Mahasiswa Jabar

Mahasiswa se-Jawa Barat menggeruduk Gedung DPRD Jawa Barat (Jabar), Jalan Diponegero No. 27 pada Senin (23/9). Mereka menolak keras rencana RKUHP, RUU PAS, RUU Pertanahan, dan pengesahan RUU KPK yang dinilai bermasalah.

Dalam demonstrasi tersebut, massa aksi menjadi korban dari tindakan polisi. Hingga akhirnya, Unisba menjadi tempat evakuasi ratusan orang korban.

Menyikapi aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak sejumlah RUU kontroversial, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengancam akan melayangkan surat peringatan (SP) bagi rektor universitas yang mengizinkan mahasiswanya berdemo.

Ancaman itu tidak diamini oleh beberapa kampus, khususnya Bandung. Telkom, Ekuitas, Unpas, serta Unisba menjadi kampus yang tetap ikut aksi tersebut.

  1. Perbandingan Luas Ruang Kuliah dengan Jumlah Mahasiswa

Kurangnya fasilitas ruang kuliah berbuntut pada kebijakan pengalokasian beberapa perkuliahan ke Kampus Unisba Ciburial. Melihat kasus tersebut, Suara Mahasiswa menuangkan data luas ruang kuliah Unisba dan jumlah mahasiswa, yang dibandingkan dengan aturan.

  1. Catatan Buram, Sebabkan UBS Keteteran Dana

Masa-masa sulit dialami Ketua Softball UKM Baseball-Softball (UBS) Indra Maolana saat kepengurusannya. Indra tak dapat jatah dana sisa sedikitpun sepeninggalan kepengurusan UBS yang dinahkodai Almeizar Pramadya Yakti alias Bado. Kesulitan periode Indra dinilai merupakan buntut dari kepengurusan periode Bado.

  1. Dekanat Resmi Pindah, Meski Tamansari 24 Belum Rampung

Meski kegiatan pembangunan terlihat masih aktif, sejak Oktober lalu sebanyak enam fakultas telah menetap di Gedung Tamansari 24. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Sarana dan Prasarana, Koko Heriyadi mengatakan bangunan sudah layak huni meski pembangunan belum sepenuhnya selesai.

“Pembangunan sudah rampung, jadi enggak apa-apa ditempati. Tinggal percantik bangunan saja,” ucapnya ketika ditemui di Yayasan Unisba, Jalan Tamansari No. 26 pada Selasa (26/11).

Terimakasih,

Redaksi

___

Naskah dihimpun dari laman Suara Mahasiswa sepanjang tahun 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *