Minim Prestasi, Posisi Unisba Menurun Versi Kemenristekdikti

Kantor Badan Penjamin Mutu (BPM) di Jalan Tamansari No. 20, Kota Bandung pada Kamis (20/4/2017). Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan (Kemenristekdikti) telah memperbarui peringkat perguruan tinggi se-Indonesia. Posisi Unisba menurun dari urutan 32 di tahun 2015 menjadi 50 pada tahun 2016. (Edgina Rizqon/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Universitas Islam Bandung (Unisba) mengalami penurunan peringkat perguruan tinggi se-Indonesia dari urutan 32 di tahun 2015 menjadi 50 pada tahun 2016. Data tersebut diperoleh oleh Suara Mahasiswa dalam website Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) per tanggal 20 April 2017. Ketua Monitoring dan Evaluasi Badan Penjamin Mutu (BPM) Unisba, Yuhka Sundaya saat ditemui ruangannya pada Kamis (20/4) mengamini hal tersebut.

Yuhka menjelaskan penyebab Unisba turun pemeringkatan karena minimnya prestasi yang dicetak mahasiswa. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang selama empat tahun terakhir tidak tercantum di Pendidikan Tinggi (Dikti), menjadi faktor dalam menurunnya peringkat Unisba.

“Skor Unisba tidak berubah, tetapi karena perguruan tinggi lain memiliki nilai lebih, jadi mereka bisa menyusul kita. Mahasiswa harus lebih giat dalam mencetak prestasi demi posisi Unisba yang lebih baik,” ungkap Yuhka.

Tidak hanya dari faktor mahasiswanya, menurut Wakil Rektor III Unisba, Asep Ramdhan Hidayat dosen juga berperan dalam penurunan ini. “Dosen yang aktif dalam membuat karya tulis juga menjadi faktor yang mendukung. Namun, jika karya mereka tidak diunggah ke web Dikti maka nilai Unisba tidak akan bertambah. Sehingga posisi Unisba di sana tidak akan beranjak naik dan dapat disusul oleh perguruan tinggi lain.” (Febrian/SM)

Share Button