Pelanggar Aturan Berpakaian Mendominasi

Suasana di Unisba Ranggagading saat menunggu masuk ruang ujian pada Senin (2/5). Dalam sepekan sudah ada beberapa aturan yang dilanggar. Ketidaksesuaian dalam berpakaian merupakan pelanggaran paling sering dilakukan dalam satu pekan masa ujian di beberapa fakultas.

Suaramahasiswa.info, Unisba- Satu pekan masa ujian telah berlalu dengan beberapa aturan yang sudah ditentukan oleh universitas dan wajib diikuti oleh semua fakultas. Ketidaksesuaian dalam berpakaian merupakan pelanggaran paling sering dilakukan dalam satu pekan masa ujian di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) dan Fakultas Hukum. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Dekan I Fikom dan  Ketua Bagian Kemahasiswaan Fakultas Hukum.

Iman Sunendar Kabag. Kemahasiswaan Fakultas Hukum, mencatat ada empat puluh mahasiswa yang melanggar aturan selama satu minggu kebelakang. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga puluh mahasiswa  pelanggar aturan berpakaian dan sisanya mahasiswa yang terbukti mencontek.

“Hanya sekitar sepuluh orang yang mencontek sisanya, pelanggar berpakaian,” tuturnya.

Oji Kurniadi wakil dekan I Fakultas Ilmu Komunikasi menyebutkan, bahwa jumlah pelanggar aturan ujian kali ini tidak banyak dan kurang dari lima puluh orang. Ia menjelaskan bahwa kebanyakan mahasiswa melanggar aturan dalam berpakain saja.

Menurutnya masih ada beberapa orang yang ketahuan mencontek pada Ujian Tengah Semester ini. “Mahasiswa yang ketahuan mencontek dianggap gugur atau tidak lulus dan harus mengulang tahun depan,” tuturnya saat ditemui di ruang panitia ujian Fikom pada Senin (2/5).

Beda halnya dengan Fikom, Iman menjelaskan mahasiswa Fakultas Hukum yang mencontek di beri sanksi dengan dikeluarkan dari ruangan, membuat surat pernyataan dan penyitaan ponsel. Ia menjelaskan ponsel yang disita akan dikembalikan setelah membuat surat pernyataan.

“Namun sejauh ini pelanggaran menurun setiap harinya,” ujar iman saat ditemui tim suara di ruang panitia ujian Fakultas Hukum, Jumat (29/4). (Ressy R. Utari/SM)